
Ilustrasi melamar pekerjaan (Dok. Freepik)
JawaPos.com-Mencari pekerjaan bisa terasa seperti lari maraton tanpa garis finis. Apalagi di tengah persaingan yang ketat, penolakan demi penolakan bisa menguras energi dan membuatmu merasa hampir menyerah.
Perasaan lelah dan putus asa itu wajar, tetapi kamu bisa menghadapinya dengan strategi yang tepat. Orang-orang sukses tahu bahwa kunci untuk tetap semangat bukan hanya tentang seberapa keras mereka berusaha, tetapi juga seberapa cerdas mereka mengatur energi dan pola pikir.
Daripada menghabiskan waktu berjam-jam untuk melamar pekerjaan tanpa hasil, ada cara yang lebih efektif untuk menjaga kewarasan dan motivasimu. Berikut 6 kebiasaan yang harus lakukan agar tak lelah mencari kerja seperti dirangkum dari laman Your Tango!
1. Tetapkan Jadwal Khusus untuk Mencari Kerja, Jangan Setiap Saat
Menganggur tidak berarti kamu harus menghabiskan seluruh waktumu di depan layar komputer untuk mencari pekerjaan. Jika kamu melakukannya, kamu justru akan merasa semakin lelah dan stres.
Para ahli menyarankan agar kamu memperlakukan pencarian kerja layaknya pekerjaan sungguhan dengan menetapkan jam-jam spesifik. Alokasikan waktu di kalender untuk berbagai aktivitas, mulai dari memperbarui resume, mencari lowongan, mengirim lamaran, hingga menghadiri acara networking.
Dengan begitu, kamu memberi dirimu sendiri izin untuk istirahat sejenak, menjauh dari komputer, dan tidak membiarkan kecemasan tentang pekerjaan membebani pikiranmu 24/7.
2. Buat Tujuan Mikro dan Rayakan Setiap Pencapaian Kecilmu
Pencarian kerja bukanlah sebuah perlombaan. Jika kamu hanya berfokus pada garis finis, yaitu mendapatkan pekerjaan, kamu akan mudah merasa kewalahan.
Sebaliknya, coba pecah tujuan besarmu menjadi tujuan mikro yang lebih mudah dicapai. Misalnya, pada minggu ini, targetkan untuk memperbarui resume dan membuat daftar kekuatanmu.
Setelah itu, targetkan untuk melamar ke lima perusahaan. Dengan berfokus pada langkah-langkah kecil ini dan merayakan setiap pencapaian, kamu akan merasa lebih termotivasi dan prosesnya terasa jauh lebih mudah.
3. Fokus pada Kualitas Lamaran, Bukan Jumlahnya
Mungkin kamu berpikir melamar ke banyak pekerjaan akan meningkatkan peluangmu, tapi cara ini justru bisa membuang-buang waktu dan energimu.
Daripada mengirim puluhan lamaran pekerjaan yang terburu-buru, lebih baik tetapkan tujuan realistis, misalnya melamar ke 5-10 perusahaan yang benar-benar kamu inginkan setiap minggu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022