Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Agustus 2025 | 18.39 WIB

7 Strategi Konseling Discernment untuk Bantu Pasangan di Ambang Perpisahan Memutuskan dengan Jernih

Ilustrasi pasangan di ambang perpisahan. (Freepik) - Image

Ilustrasi pasangan di ambang perpisahan. (Freepik)

JawaPos.com – Konseling discernment adalah layanan konseling yang membantu pasangan dengan tujuan berbeda untuk memikirkan masa depan hubungan secara lebih terarah, tanpa terbebani emosi berlebihan.

Metode ini merupakan jenis konseling jangka pendek yang dirancang khusus bagi pasangan yang masih bimbang antara mempertahankan atau mengakhiri hubungan.

Menurut Dr. William Doherty, profesor di Universitas Minnesota, konseling ini menyediakan ruang aman bagi pasangan untuk mengambil keputusan dengan pemahaman yang lebih jelas.

Memahami prosesnya penting agar keputusan tidak diambil tergesa-gesa dan dapat meminimalkan risiko penyesalan di kemudian hari.

Berikut tujuh strategi efektif konseling discernment yang dapat membantu pasangan di ambang perpisahan mengambil keputusan dengan kejelasan emosional, dilansir dari laman Psychology Today, Selasa (12/8):

1. Tentukan Status Hubungan Saat Ini

Langkah awal adalah mengenali kondisi hubungan tanpa mengubah atau memaksakan perbaikan segera. Pendekatan ini membantu kedua pihak menilai keadaan dengan jujur.

Konseling memberikan panduan untuk mengidentifikasi area yang memicu ketidakpuasan. Dengan begitu, proses evaluasi dapat berlangsung tanpa mengabaikan perasaan masing-masing pihak. Gunakan catatan pribadi untuk mencatat perasaan dan momen penting sebagai bahan diskusi.

2. Beri Ruang untuk Kejelasan Emosi

Memberikan waktu pribadi dalam sesi membantu pasangan mengekspresikan pikiran tanpa tekanan langsung dari pasangannya. Metode ini menjaga keamanan emosional dan mencegah reaksi defensif.

Diskusi individual memungkinkan terapis memahami motivasi setiap pihak secara objektif. Ruang ini sangat penting untuk mencapai kejelasan arah hubungan. Gunakan sesi ini untuk berbicara terbuka tentang kekhawatiran dan tujuan pribadi.

3. Pahami Peran Masing-Masing

Memahami kontribusi setiap pihak terhadap kondisi hubungan membuat proses pengambilan keputusan lebih realistis. Kesadaran ini membantu mengurangi sikap saling menyalahkan.

Terapis mendorong kedua belah pihak menilai peran mereka dengan jujur dan terbuka. Hal ini menjadi landasan penting sebelum memutuskan langkah selanjutnya. Tulis daftar perilaku positif dan negatif yang mempengaruhi hubungan.

4. Eksplorasi Tiga Pilihan Utama

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore