Ilustrasi seseorang yang terlihat ragu-ragu dalam percakapan, menunjukkan tantangan komunikasi./Freepik
JawaPos.com - Interaksi sosial terkadang bisa terasa canggung bagi sebagian orang. Ternyata, hal ini seringkali bukan tentang tindakan, melainkan lebih pada kata-kata yang diucapkan.
Banyak individu canggung sosial memiliki beberapa frasa umum yang cenderung mereka gunakan tanpa menyadarinya.
Frasa-frasa ini dapat membuat interaksi menjadi lebih menantang dari yang seharusnya. Melansir dari Geediting.com Minggu (29/6), berikut adalah tujuh frasa yang sering diucapkan orang canggung sosial tanpa menyadari bagaimana frasa itu diterima. Mengenali ini penting untuk komunikasi lebih lancar.
Berikut adalah tujuh frasa umum yang sering diucapkan oleh individu canggung sosial:
"Maaf"
Kata "maaf" adalah satu di antara frasa paling umum yang sering diucapkan berlebihan. Seringkali individu canggung sosial meminta maaf untuk hal yang bukan kesalahan mereka. Permintaan maaf terus-menerus ini dapat memberi kesan kurangnya rasa percaya diri.
"Ini mungkin bodoh, tapi..."
Ini adalah awalan klasik sebelum menyampaikan ide atau pendapat. Dengan mengawali pemikiran seperti itu, seseorang secara tidak langsung telah meremehkan dirinya sendiri. Ketakutan akan penghakiman atau penolakan menjadi alasan utama mereka.
"Saya baik-baik saja"
Frasa ini sering diucapkan sebagai respons otomatis saat ditanya kabar. Individu canggung sosial cenderung menggunakan ini bahkan saat perasaan mereka tidak baik. Mereka mungkin takut membebani orang lain dengan masalahnya sendiri.
Baca Juga: 8 Frasa yang Sering Diucapkan Para Pengeluh Kronis Tanpa Mereka Sadari
"Hanya bercanda"
Menambahkan "hanya bercanda" setelah suatu pernyataan adalah kebiasaan lain yang umum. Hal ini dilakukan seolah untuk mengurangi dampak kata-kata atau menariknya kembali jika diterima dengan buruk. Namun, kebiasaan ini dapat membingungkan lawan bicara.
"Saya tidak tahu"
Frasa ini sering menjadi respons default saat menghadapi pengambilan keputusan. Mengucapkannya terus-menerus dapat memberikan kesan kurangnya kepercayaan diri. Ini juga dapat menghambat pertumbuhan pribadi.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
