Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Mei 2025 | 02.17 WIB

Jika Kamu Mematikan Tanda Telah Dibaca di Semua Platform, Psikologi Menyebut Kamu Mungkin Memiliki 7 Sifat Ini

Ilustrasi seseorang yang mematikan tanda telah dibaca. (Freepik). - Image

Ilustrasi seseorang yang mematikan tanda telah dibaca. (Freepik).

JawaPos.com - Mematikan fitur tanda telah dibaca di berbagai aplikasi perpesanan digital kini bukan lagi hal yang asing.

Banyak orang memilih langkah ini bukan karena tak peduli, melainkan sebagai bentuk pengaturan terhadap ruang dan ritme komunikasi pribadi.

Tindakan tersebut kerap dianggap sederhana, tetapi sebenarnya menyimpan makna lebih dalam.

Psikolog menyebut bahwa kebiasaan ini dapat mencerminkan sejumlah kecenderungan kepribadian yang spesifik dan berkaitan erat dengan pola pikir sadar dan perlindungan emosional.

Dilansir dari Geediting pada Senin (26/5), berikut tujuh sifat umum yang mungkin dimiliki oleh seseorang yang memutuskan untuk menonaktifkan tanda telah dibaca di seluruh platform komunikasi digital.

1. Melindungi Energi Emosional

Notifikasi yang muncul secara tiba-tiba dapat mengganggu fokus dan kenyamanan. Oleh karena itu, sebagian orang memilih menonaktifkan tanda telah dibaca demi menjaga kestabilan emosional mereka.

Menurut penelitian American Psychological Association (APA), tekanan untuk segera merespons pesan dapat memicu stres dan rasa terdesak. Menonaktifkan fitur ini memberikan jarak emosional yang membantu mengatur respons secara lebih tenang dan sadar.

2. Menghargai Ruang dan Privasi Pribadi

Menonaktifkan fitur read receipts juga menjadi bentuk penghormatan terhadap kebutuhan akan ruang pribadi. Ini adalah cara halus untuk mengatur seberapa mudah orang lain dapat mengakses perhatian dan waktu seseorang.

Studi yang dipublikasikan di Harvard Business Review mengungkap bahwa tekanan untuk selalu ‘tersedia’ secara digital sama membebani seperti kehadiran fisik secara terus-menerus. Maka, menciptakan batas komunikasi digital merupakan langkah sehat untuk menghindari kelelahan psikologis.

3. Cermat dan Berpikiran Jernih dalam Merespons

Orang yang menonaktifkan tanda telah dibaca umumnya tidak ingin memberikan jawaban secara tergesa-gesa. Mereka cenderung memikirkan dengan matang apa yang ingin disampaikan sebelum membalas pesan.

Gaya komunikasi ini menandakan adanya kesadaran untuk berinteraksi secara tulus dan tidak impulsif. Mereka lebih mengutamakan ketepatan dan kejelasan pesan daripada kecepatan dalam merespons.

4. Tidak Nyaman dengan Tekanan Sosial Digital

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore