Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Mei 2025 | 20.20 WIB

Ini Daftar 7 Simbol Status yang Kerap Disangka Tanda Kesuksesan oleh Kelas Menengah Padahal Bukan, Salah Satunya Jumlah Followers Medsos

Ilustrasi orang kelas menengah yang meniru gaya orang kelas atas. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang kelas menengah yang meniru gaya orang kelas atas. (Freepik)

JawaPos.com - Bicara soal kesuksesan, banyak orang masih keliru dalam menilainya. Kita sering kali menganggap bahwa kesuksesan bisa diukur dari benda-benda mewah atau gaya hidup glamor.

Padahal, menurut psikologi, simbol-simbol status itu tak selalu mencerminkan keberhasilan yang sejati meski sering diagung-agungkan.

Mulai dari mobil mahal, rumah besar, sampai liburan eksklusif – semua tampak seperti indikator pencapaian. Tapi, apa benar punya semua itu berarti hidup anda sudah sukses?

Nah, sebelum anda makin terjebak dalam ilusi kesuksesan versi media sosial, simak tujuh simbol status yang sering disalahartikan sebagai pencapaian hidup, dikutip dari Geediting, Senin (18/5).

1. Mobil mewah

Kita semua tahu betapa kerennya mengendarai mobil mahal yang bikin orang melirik saat berhenti di lampu merah. Tapi, mobil dengan merek premium itu bukan jaminan anda sudah sukses.

Psikologi mengatakan, kesuksesan lebih dari sekadar kendaraan yang anda kendarai. Ini soal tujuan hidup yang tercapai, pertumbuhan diri, dan kontribusi nyata untuk lingkungan sekitar.

Jadi, meskipun mobil anda kinclong dan bertenaga, jangan sampai itu jadi tolok ukur utama kesuksesan hidup anda.

2. Liburan mewah

Bayangan bersantai di pantai tropis sambil menikmati minuman segar memang menggoda. Tapi, liburan mewah hanya memberi euforia sesaat. Begitu kembali ke rutinitas, rasa "berhasil" itu menguap begitu saja.

Alih-alih mencari pelarian, psikologi mendorong kita untuk menemukan kebahagiaan dalam keseharian.

Kesuksesan yang sesungguhnya adalah ketika anda bisa merasa puas dengan hidup yang anda jalani – bukan hanya ketika anda sedang cuti dan jauh dari kenyataan.

3. Pakaian bermerek

Label desainer bisa bikin kita merasa lebih percaya diri, seolah-olah kita telah sampai di level tertentu. Tapi, baju mahal tidak bisa menggambarkan karakter atau nilai diri anda yang sebenarnya.

Sering kali, keinginan tampil dengan merek terkenal justru lahir dari rasa tidak aman. Padahal, yang paling penting bukan merek di baju anda, tapi bagaimana anda memperlakukan orang lain, menyikapi kesulitan, dan tetap konsisten pada nilai hidup anda.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore