Ilustrasi orang sulit tinggalkan rumah untuk merantau. (Freepik)
JawaPos.com – Ada sekelompok orang tertentu yang sering kali terjebak dalam tarik menarik antara kenyamanan duduk di sofa dan daya tarik dunia luar. Anda mungkin salah satunya, yang terus-menerus bergelut antara gagasan untuk tinggal di rumah dan pergi merantau.
Psikologi memiliki banyak hal untuk dikatakan mengenai pergulatan batin ini. Ada perilaku tertentu yang dapat mengungkap mengapa sebagian dari kita tidak dapat memutuskan apakah akan memilih tipe orang rumahan atau tipe orang yang senang bersosialisasi diluar.
Berikut 4 alasan seseorang yang dilandasi akan kegelisahan antara untuk tetap tinggal di rumah atau merantau, seperti dilansir dari laman Geediting.
Baca Juga: Terlihat Pemalas, Kenali 5 Sikap Orang yang Tidak Mementingkan Akan Perawatan Diri Sendiri
Jika Anda termasuk orang yang selalu merasa bimbang antara tinggal di rumah dan pergi untuk merantau, Anda mungkin mengalami apa yang oleh para psikolog sebut yakni ‘FOMO' atau Fear Of Missing Out dalam kata lain ialah takut ketinggalan sesuatu hal baru.
Ketakutannya adalah jika Anda memilih untuk tinggal di dalam rumah, Anda mungkin kehilangan kesempatan menyaksikan sesuatu yang menyenangkan atau penting di luar sana. Namun hal Ini seperti berdiri di ambang pintu rumah, satu kaki masuk, satu kaki keluar dimana Anda tidak dapat mengambil keputusan dengan cara yang mudah.
Terkadang, perjuangan antara pergi merantau dan tinggal di rumah bermuara pada kebutuhan kita untuk menyendiri. Ada saatnya kita hanya ingin menyelimuti diri dengan selimut, menyalakan musik lembut, atau membaca buku bagus, lalu menikmati waktu sendiri.
Hal tersebut bukan berarti kita tidak menikmati bersosialisasi atau berada di sekitar orang lain, tetapi ada sesuatu tentang kesendirian yang bisa sangat menyegarkan.
Sering kali, ini berarti meluangkan waktu sendiri dengan dapat emahami pikiran kita, merenungkan tindakan kita, atau sekadar menikmati keheningan.
Wajar saja jika kita mendambakan kesendirian, tetapi kebutuhan inilah yang sering kali membuat keputusan antara tinggal di rumah atau keluar rumah menjadi sulit untuk diambil.
Pertarungan antara tinggal di rumah dan keluar rumah bukanlah tentang pilihan langsung, tetapi tentang zona nyaman kita. Tetap di rumah sering kali berarti berpegang teguh pada apa yang nyaman dan familiar itulah ruang aman untuk seseorang.
Di sisi lain, pergi keluar biasanya melibatkan melangkah keluar dari zona nyaman ini. Pertumbuhan sering terjadi di luar zona nyaman kita, saat kita mendorong diri untuk mengalami hal-hal baru, bertemu orang-orang baru, dan merangkul situasi yang tidak dikenal, maka kita benar-benar berkembang.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
