
seseorang yang tetap bermasalah tentang uang meski sudah bekerja paruh waktu. (Freepik/freepik)
JawaPos.com - Bekerja penuh waktu seharusnya, secara teori, memberikan stabilitas finansial.
Namun, kenyataan bagi banyak orang justru sebaliknya—meskipun bekerja keras selama 8 hingga 10 jam sehari, kecemasan finansial tetap menghantui.
Gaji datang dan pergi, tabungan sulit tumbuh, dan masa depan terasa tidak pasti. Jika Anda merasa relate, Anda tidak sendirian.
Menurut psikologi, ada beberapa kebiasaan yang secara tidak sadar memperburuk kondisi keuangan Anda.
Bukan karena Anda tidak cukup menghasilkan, tetapi karena bagaimana Anda mengelola, merespons, dan berpikir tentang uang.
Dilansir dari Small Biz Technology pada Senin (14/4), terdapat tujuh kebiasaan yang bisa menjadi akar dari stres finansial Anda.
1. Pengeluaran Emosional (Emotional Spending)
Setelah hari kerja yang melelahkan, banyak orang merasa pantas untuk “memanjakan diri” — entah itu dengan membeli makanan mahal, pakaian baru, atau barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan.
Ini disebut emotional spending, dan menurut psikologi, ini adalah cara umum untuk mengatasi stres jangka pendek, namun menciptakan tekanan finansial jangka panjang.
Psikologi di baliknya: Otak kita mencari kenyamanan ketika merasa kewalahan, dan pembelian impulsif memberikan pelepasan dopamin sementara.
Tapi ini hanya menutupi luka, bukan menyembuhkannya.
2. Kurangnya Kesadaran Finansial
Anda mungkin tahu berapa gaji Anda, tetapi apakah Anda tahu ke mana perginya setiap rupiah yang Anda hasilkan?
Banyak orang tidak menyadari pengeluaran kecil yang ternyata menumpuk besar di akhir bulan—langganan streaming yang jarang dipakai, belanja online iseng, atau nongkrong di kafe hampir setiap hari.
Psikologi di baliknya: Otak kita cenderung mengabaikan informasi yang dianggap “rumit” atau “menakutkan.”

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
