
Ilustrasi orang yang tidur nyenyak.
JawaPos.com - Tidur yang nyenyak di malam hari adalah impian setiap orang, karena bisa istirahat dengan tenang dan lebih siap untuk menjalani kegiatan sehari-hari.
Mengutip dari laman Alodokter pada Kamis (03/04) ahli kesehatan mengungkapkan bahwa kurangnya tidur bisa menyebabkan insomnia, imunitas tubuh melemah, performa seks menurun, daya ingat menurun, hingga munculnya tanda penuaan dini.
Oleh karena itu kita sangat perlu memerhatikan kualitas tidur jika tidak ingin menyebabkan penyakit yang cukup fatal, melansir dari laman News Reports pada Kamis (03/04) orang yang suka tidur nyenyak setiap malam suka melakukan 7 hal ini :
1. Rutinitas adalah kuncinya
Ada hubungan langsung antara kebiasaan malam kita dan kualitas tidur yang dialami. Terutama untuk tidur nyenyak, rutinitas adalah yang terpenting.
Tanpa menyadarinya, orang yang tidur nyenyak sering mengikuti urutan aktivitas tertentu sebelum mereka tidur. Mulai dari membaca buku selama beberapa menit, hingga hanya memastikan mereka menyikat gigi pada waktu yang sama setiap malam.
Pola perilaku ini dikenal sebagai 'ritual tidur' mengatur panggung untuk tidur malam yang nyenyak. Ini hampir seperti memberi isyarat kepada otak bahwa sudah waktunya untuk bersantai dan bersiap-siap untuk beristirahat.
2. Kebisingan putih bekerja dengan sangat baik
Kebisingan putih, secara ilmiah, adalah kebisingan latar belakang konstan yang membantu menutupi suara lainnya.
Untuk orang yang tidur nyenyak seperti itu bisa menjadi pengubah permainan mutlak, baik itu suara hujan deras atau dengungan kipas angin. Banyak orang yang tidur nyenyak tanpa sadar memanfaatkan kebisingan putih untuk keuntungan mereka.
Seperti yang pernah dikatakan oleh psikolog William James, "Senjata terbesar melawan stres adalah kemampuan kita untuk memilih satu pikiran daripada yang lain."
Sehingga pilihan untuk fokus pada kebisingan putih yang menenangkan alih-alih gangguan potensial telah berperan penting dalam meningkatkan kualitas tidur.
3. Kekuatan ruangan yang gelap
Paparan cahaya di malam hari mengganggu produksi melatonin tubuh kita, yakni hormon yang bertanggung jawab untuk tidur. Seperti yang dikatakan Sigmund Freud dengan bijak, "Mimpi adalah jalan kerajaan menuju alam bawah sadar."
Tetapi untuk bermimpi, pertama-tama kita harus tertidur dan untuk orang yang tidur nyenyak, lalu untuk mencapai tidur nyenyak itu sering kali membutuhkan kegelapan total.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
