Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 Maret 2025 | 04.05 WIB

Kenapa Gen Z Tidak Suka Menerima Panggilan Telepon? 7 Alasan Psikologis Ini Jadi Penjelasannya

Ilustrasi Gen Z Tidak Suka Menerima Panggilan Telepon - Image

Ilustrasi Gen Z Tidak Suka Menerima Panggilan Telepon

JawaPos.com - Apakah anda pernah menelepon teman Gen Z dan malah diabaikan? Atau mungkin panggilan anda langsung dialihkan ke chat? Jangan tersinggung dulu!

Gen Z tidak suka menerima panggilan telepon, bukan karena malas atau tidak peduli, tapi ada alasan psikologis di baliknya. Generasi ini tumbuh di era digital yang serba cepat, di mana pesan teks, emoji, dan voice note menjadi andalan dalam interaksi sosial.

Panggilan telepon, yang dulu dianggap wajar, sekarang justru terasa mengganggu bagi mereka. Dilansir dari Hack Spirit pada Sabtu (29/3), berikut ini tujuh alasan utama kenapa Gen Z tidak suka menerima panggilan telepon.

1. Nyaman dengan Komunikasi Berbasis Teks

Mari kita mulai dengan yang paling jelas. Gen Z tidak suka menerima panggilan telepon karena mereka tumbuh di dunia digital, di mana komunikasi lebih sering dilakukan lewat teks.

Chat memberi mereka kebebasan untuk menyusun kata-kata dengan hati-hati, menggunakan emoji untuk menyesuaikan nada bicara, dan menghindari percakapan yang tidak diinginkan.

Di sisi lain, panggilan telepon bersifat spontan dan menuntut respons langsung, yang bisa terasa menegangkan bagi mereka. Dengan berkirim pesan, mereka bisa tetap terhubung tanpa harus menghadapi tekanan berbicara secara real-time.

2. Takut dengan Miskomunikasi

Percakapan lewat telepon tidak memiliki fitur "edit" seperti teks. Apa yang sudah diucapkan tidak bisa dihapus atau diperbaiki. Bagi Gen Z yang terbiasa dengan komunikasi yang lebih terstruktur, ini bisa menimbulkan kecemasan.

Selain itu, tanpa emoji atau tanda baca yang jelas, nada suara bisa dengan mudah disalahartikan. Misalnya, kata "oke" bisa terdengar ramah atau malah dingin, tergantung pada cara mengatakannya. Ketakutan akan interaksi sosial yang canggung inilah yang membuat mereka lebih memilih mengetik daripada menelepon.

3. Keinginan untuk Memiliki Privasi

Panggilan telepon bisa dianggap sebagai gangguan yang tiba-tiba dan tidak terduga. Gen Z sangat menghargai ruang pribadi mereka, baik secara fisik maupun mental. Saat sedang sibuk atau ingin menikmati waktu sendiri, menerima panggilan telepon bisa terasa seperti invasi terhadap privasi mereka.

Pesan teks memungkinkan mereka untuk merespons di waktu yang lebih nyaman, tanpa tekanan untuk langsung menjawab. Bagi Gen Z, menjaga kendali atas kapan dan bagaimana mereka berkomunikasi adalah bagian penting dari menjaga kesehatan mental mereka.

4. Cemas dan Overthinking

Rasa cemas bisa muncul saat telepon berdering, terutama jika panggilan itu dari nomor tidak dikenal. Pikiran langsung berputar: "Siapa ini? Apa yang mereka mau? Apakah ini berita buruk?"

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore