
Ilustrasi seseorang yang kurang memiliki rasa empati. (Freepik)
JawaPos.com – Bila Anda dekat dengan seseorang yang hampir tidak menunjukkan empati atau belas kasihan, Anda mungkin akan mendapati diri Anda dalam situasi yang membingungkan dan sering kali tidak nyaman.
Kurangnya empati bukanlah sesuatu yang mereka pilih, sebaliknya, itu adalah sifat khas yang mungkin tidak mereka sadari.
Berurusan dengan seseorang yang kurang empati bisa jadi menantang dan menguras emosi. Namun, memahami tanda-tanda halus bisa mengubah segalanya.
Dilansir dari laman Hack Spirit, berikut 4 tanda-tanda seseorang yang sering mengabaikan orang disekitarnya hingga tidak memiliki empati.
1. Terlalu menyenangkan
Ini mungkin tampak mengejutkan, tetapi terkadang orang yang kurang empati mungkin terlihat sangat menyenangkan dan menyenangkan. Ini karena mereka telah belajar bahwa bersikap baik dapat memberi mereka apa yang mereka inginkan.
Mereka mungkin memuji Anda secara berlebihan, setuju dengan semua yang Anda katakan, atau selalu tampak dalam suasana hati yang baik. Saat Anda membutuhkan dukungan emosional atau pengertian, mereka mungkin tidak dapat ditemukan.
Ini bukan tentang kepedulian atau hubungan yang tulus bagi mereka. Sebaliknya, mereka menggunakan sikap ‘menyenangkan’ mereka sebagai strategi untuk mempertahankan hubungan tanpa harus terlibat secara emosional atau menunjukkan belas kasih yang tulus.
Jangan sampai pesonanya menipu Anda, itu bisa jadi penyamaran licik atas kurangnya empati.
2. Kesulitan dalam mengambil perspektif
Mengambil perspektif adalah kemampuan untuk melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain. Ini adalah keterampilan yang membutuhkan empati dan pengertian. Seseorang yang tidak memiliki empati akan kesulitan melakukan hal ini.
Bagi mereka, pikiran, perasaan, dan pengalaman merekalah yang tampaknya valid. Mereka mungkin merasa sulit membayangkan apa yang tengah Anda rasakan atau alami, sehingga sulit bagi mereka untuk menunjukkan belas kasihan atau pengertian.
Hal ini berakar pada aspek kognitif empati yang dikenal sebagai ‘teori pikiran’. Itulah kemampuan kita untuk memahami bahwa orang lain mempunyai pikiran, perasaan, dan perspektif yang berbeda dari kita. Tanpa keterampilan ini, menunjukkan empati yang tulus akan menjadi sebuah tantangan.
3. Tidak memiliki antusiasme tinggi saat mendengar pencapaian teman
Seseorang yang kurang memiliki empati mungkin tidak menanggapi dengan antusiasme yang Anda harapkan. Mereka bahkan mungkin tampak acuh tak acuh atau mungkin terganggu oleh keberhasilan Anda.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
