
seseorang yang mendorong troli di pinggir./Freepik/freepik
JawaPos.com - Pernahkah Anda memperhatikan hal kecil saat berada di supermarket? Di tengah lorong yang sempit dan ramai, ada orang yang dengan sigap mendorong troli belanjanya ke pinggir agar orang lain bisa lewat tanpa harus meminta.
Sekilas terlihat sepele, namun menurut psikologi, tindakan kecil seperti ini sering kali mencerminkan pola kepribadian yang cukup mendalam.
Psikologi sosial dan kepribadian menunjukkan bahwa kebiasaan sehari-hari—terutama yang dilakukan tanpa diminta—sering kali merupakan refleksi dari nilai, empati, dan cara seseorang memandang dunia.
Orang yang secara spontan memberi ruang bagi orang lain di lorong belanja umumnya memiliki ciri-ciri kepribadian tertentu yang cukup konsisten dalam kehidupan mereka.
Dilansir dari Geediting pada Minggu (25/1), terdapat tujuh ciri kepribadian unik yang sering dimiliki oleh orang-orang tersebut menurut sudut pandang psikologi.
1. Tingkat Empati yang Tinggi
Ciri paling menonjol adalah empati. Orang ini mampu menempatkan diri pada posisi orang lain tanpa harus diberi isyarat atau permintaan langsung. Saat melihat orang lain kesulitan lewat, otak mereka secara otomatis memproses kebutuhan orang tersebut.
Dalam psikologi, empati berkaitan dengan kemampuan membaca emosi dan situasi sosial. Individu dengan empati tinggi cenderung peka terhadap ketidaknyamanan kecil sekalipun, termasuk lorong belanja yang terhalang troli.
2. Kesadaran Sosial yang Kuat
Mendorong troli ke pinggir lorong menunjukkan kesadaran bahwa mereka bukan satu-satunya orang di ruang tersebut. Ini disebut sebagai social awareness—kemampuan memahami dinamika sosial dan dampak perilaku pribadi terhadap orang lain.
Orang dengan kesadaran sosial tinggi biasanya mudah beradaptasi di lingkungan baru, jarang bersikap egois, dan memahami aturan tidak tertulis dalam masyarakat.
3. Orientasi pada Kerja Sama, Bukan Kompetisi
Alih-alih menganggap lorong belanja sebagai “wilayah pribadi”, mereka melihatnya sebagai ruang bersama. Dalam psikologi kepribadian, ini berkaitan dengan sifat kooperatif.
Orang-orang ini cenderung lebih nyaman bekerja dalam tim, menghargai kolaborasi, dan tidak merasa perlu “menang” dalam setiap situasi kecil. Memberi jalan bagi orang lain bukan dianggap sebagai kekalahan, melainkan sebagai hal wajar.
4. Kendali Diri yang Baik

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
