
seseorang yang tidak memiliki teman dekat./Freepik/EyeEm
JawaPos.com - Tidak semua orang menjalani hidup dengan lingkaran pertemanan yang hangat dan bisa diandalkan.
Ada sebagian individu yang tumbuh, berjuang, dan bertahan tanpa kehadiran teman dekat yang benar-benar bisa dijadikan tempat bersandar.
Bukan karena mereka antisosial, melainkan karena pengalaman hidup—kecewa, dikhianati, ditinggalkan, atau terbiasa menghadapi segalanya sendirian.
Psikologi melihat kondisi ini bukan sebagai kelemahan semata, melainkan sebagai proses adaptasi.
Ketika seseorang tidak memiliki sistem dukungan sosial yang kuat, otak dan perilakunya akan membentuk strategi bertahan hidup. Strategi inilah yang kemudian muncul sebagai kebiasaan-kebiasaan khas.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (9/1), terdapat delapan kebiasaan bertahan hidup yang sering dikembangkan oleh orang-orang yang tidak memiliki teman dekat untuk diandalkan, menurut sudut pandang psikologi.
1. Terbiasa Mengandalkan Diri Sendiri Secara Berlebihan
Orang tanpa teman dekat belajar sejak dini bahwa harapan pada orang lain sering kali berujung kecewa. Akibatnya, mereka membangun kemandirian ekstrem.
Semua diusahakan sendiri: mengambil keputusan, menyelesaikan masalah, hingga mengelola emosi.
Secara psikologis, ini disebut self-reliance coping. Kebiasaan ini membuat mereka tampak kuat dan tangguh, tetapi di sisi lain juga bisa membuat mereka kesulitan meminta bantuan, bahkan ketika benar-benar membutuhkannya.
2. Sangat Hati-Hati dalam Membuka Diri
Tanpa teman dekat, pengalaman emosional sering disimpan sendiri. Mereka menjadi selektif, bahkan tertutup, soal perasaan terdalam. Bukan karena tidak ingin dekat, tetapi karena takut kerentanan disalahgunakan.
Psikologi mengenal ini sebagai mekanisme perlindungan diri (emotional guarding). Mereka belajar bahwa membuka diri adalah risiko, sehingga hanya dilakukan jika benar-benar merasa aman—yang sayangnya jarang terjadi.
3. Menjadi Pengamat Sosial yang Tajam
Karena tidak larut dalam hubungan dekat, mereka justru berkembang menjadi pengamat yang sangat peka. Bahasa tubuh, perubahan nada suara, ekspresi kecil—semuanya diperhatikan.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
