
seseorang yang sedang memeriksa jam tangan. (Freepik/pressfoto)
JawaPos.com - Di era serba digital saat ini, banyak orang mengandalkan ponsel pintar untuk segala hal, termasuk sekadar mengetahui waktu.
Namun, masih ada sebagian orang yang lebih memilih memeriksa jam tangan mereka ketimbang mengeluarkan ponsel dari saku.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (10/9), kebiasaan kecil ini ternyata bukan sekadar gaya, melainkan bisa mencerminkan kepribadian tertentu menurut psikologi.
Bagi sebagian orang, jam tangan bukan hanya alat penunjuk waktu, tetapi juga simbol karakter, kebiasaan, hingga cara berpikir.
Lantas, apa saja ciri kepribadian yang sering dimiliki orang-orang yang masih setia memakai dan melihat jam tangan? Berikut penjelasannya.
1. Menghargai Waktu dan Disiplin
Mereka yang terbiasa melihat jam tangan biasanya punya orientasi kuat terhadap keteraturan.
Psikologi menyebutkan bahwa individu yang menaruh perhatian pada waktu cenderung lebih disiplin, terorganisir, dan memiliki jadwal hidup yang jelas.
Jam tangan menjadi simbol kendali diri untuk tidak menunda pekerjaan dan menjaga komitmen.
2. Lebih Fokus dan Tidak Mudah Teralihkan
Ketika melihat jam di ponsel, sering kali orang tergoda membuka notifikasi lain: pesan, media sosial, atau email.
Berbeda dengan jam tangan yang hanya memberi satu informasi, yaitu waktu.
Karena itu, orang yang memeriksa jam tangan biasanya punya kecenderungan lebih fokus, mampu menahan distraksi, dan menghargai konsentrasi dalam keseharian.
3. Menjaga Nilai Tradisional di Tengah Modernitas
Dalam psikologi kepribadian, orang yang tetap menggunakan jam tangan sering digolongkan sebagai individu yang menghargai nilai klasik dan tradisi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
