Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 September 2025 | 15.12 WIB

Apakah Kepribadian Bisa Ditebak dari Cara Seseorang Menulis atau Mengetik? Begini Penjelasan Psikologi Grafologi!

Ilustrasi sedang menulis di atas kertas. (Freepik) - Image

Ilustrasi sedang menulis di atas kertas. (Freepik)

JawaPos.com – Pernahkah kamu memperhatikan gaya tulisan tanganmu sendiri? Ada yang hurufnya besar-besar, ada juga yang kecil rapat. Ada yang tulisannya miring ke kanan, ada pula yang tegak lurus.

Menariknya, sejak lama ada sebuah bidang bernama grafologi yang percaya bahwa semua detail itu tidak sekadar kebetulan.

Cara kita menulis diyakini bisa mencerminkan siapa diri kita, mulai dari sifat dasar, kondisi emosi, hingga cara berpikir.

Pertanyaannya, apakah benar kepribadian bisa ditebak hanya dari tulisan atau bahkan dari cara kita mengetik?

Apa yang Bisa Dibaca dari Tulisan?

Menurut situs Pens, tulisan tangan sering dianalisis dari beberapa aspek. Misalnya, orang yang menulis dengan huruf besar dianggap ekstrovert dan percaya diri, sedangkan huruf kecil sering dikaitkan dengan sifat introvert dan perfeksionis.

Tekanan pena pun ikut diperhatikan. Tulisan yang ditekan kuat dianggap menunjukkan ketegasan, sedangkan goresan tipis sering dikaitkan dengan sifat lembut atau mudah terpengaruh suasana hati.

Bahkan detail kecil seperti lengkungan huruf bisa diinterpretasikan. Loop besar pada huruf ‘d’ misalnya, sering disebut tanda seseorang sensitif terhadap kritik.

Sementara jarak antar huruf yang rapat diyakini menandakan kebutuhan akan kontrol atau kecenderungan analitis.

Inilah yang membuat banyak orang penasaran mencoba tes grafologi, entah untuk hiburan atau refleksi diri.

Ilmu atau Pseudoscience?

Meski menarik, dunia akademis punya pandangan berbeda. Utimes menuliskan bahwa grafologi dianggap pseudoscience atau ilmu semu, karena hasilnya tidak konsisten secara ilmiah.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa grafolog profesional tidak lebih akurat dalam menebak kepribadian dibandingkan orang awam yang asal menebak.

Namun, bukan berarti tulisan tangan sama sekali tidak berguna. Beberapa ahli menekankan bahwa perubahan drastis dalam gaya menulis bisa menjadi indikasi masalah kesehatan, misalnya gangguan neurologis.

Jadi meski grafologi untuk membaca sifat masih kontroversial, tulisan tangan tetap punya kaitan erat dengan kondisi otak dan sistem saraf.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore