Kesalahan Komunikasi Paling Fatal dalam Pernikahan yang Sering Dianggap Sepele ./Freepik.
JawaPos.com-Pernikahan sering disebut sebagai perjalanan panjang yang penuh tantangan. Meskipun cinta bisa menjadi fondasi yang kuat, realitas hidup sehari-hari sering kali menguji ketahanan pasangan. Permasalahan finansial, komunikasi, perbedaan visi, hingga ekspektasi yang tidak sejalan bisa membuat hubungan terguncang.
Namun, menurut sejumlah pakar hubungan, yang paling berbahaya bukanlah masalah sehari-hari itu sendiri, melainkan rasa dendam yang menumpuk akibat hal-hal kecil yang tidak terselesaikan.
Salah satu penyebab munculnya perasaan negatif ini ternyata berawal dari frasa sederhana yang kerap kita dengar dan gunakan: “menetap”.
Baca Juga: Kalem Padahal Baper, 7 Zodiak yang Main Cuek Daripada Harus Ketahuan Jatuh Cinta
Dilansir dari laman Your Tango, kata ini sekilas terdengar biasa saja, bahkan dalam konteks budaya sering diartikan sebagai pencapaian—menikah, punya rumah, dan membangun keluarga.
Tetapi, menurut pakar hubungan Case Kenny, penulis The Opposite of Settling, kata ini menyimpan energi negatif yang bisa mematikan gairah cinta dan menghancurkan pernikahan dalam jangka panjang.
Secara harfiah, menetap berarti berhenti mencari dan menerima sesuatu yang ada. Dalam konteks hubungan, menetap sering dimaknai sebagai memilih pasangan, menikah, lalu hidup bersama hingga tua.
Kedengarannya positif, bukan? Namun, jika ditelisik lebih dalam, istilah ini sering membawa makna bahwa seseorang “turun standar” atau “menerima lebih sedikit dari yang sebenarnya pantas ia dapatkan”.
Kenny menegaskan bahwa ketika seseorang merasa “menetap”, mereka cenderung:
Menerima hubungan bukan karena cinta yang autentik, melainkan karena tekanan sosial atau usia.
Merasa terkekang oleh ekspektasi masyarakat, keluarga, atau pasangan.
Menjalani pernikahan dengan energi rendah karena percaya inilah yang terbaik yang bisa mereka dapatkan.
Dengan kata lain, menetap bukan sekadar soal komitmen, tetapi bisa menjadi simbol menyerah pada potensi diri dan cinta sejati.
Membawa Energi Negatif ke Dalam Hubungan
Kata-kata menciptakan realitas. Jika seseorang memandang pernikahan sebagai “penetapan”, secara tidak sadar mereka menanamkan perasaan bahwa hubungan adalah sesuatu yang membatasi, bukan membebaskan.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
