Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Juni 2025 | 03.14 WIB

Orang yang Merasa Bersalah Tinggalkan Hewan Peliharaan Sendirian di Rumah Biasanya Punya 8 Perilaku Ini, Kata Psikologi

Perilaku merasa bersalah tinggalkan hewan peliharaan di rumah sendirian menurut psikologi./Freepik.

JawaPos.com – Meninggalkan hewan peliharaan sendirian di rumah sering kali membuat pemiliknya merasa bersalah, terutama bagi mereka yang memiliki ikatan emosional kuat dengan binatang kesayangan mereka.

Menurut psikologi, rasa bersalah ini dapat memengaruhi perilaku sehari-hari mereka. Ada beberapa perilaku khas yang biasanya terlihat pada orang dengan perasaan ini.

Dilansir dari geediting.com pada Senin (9/6), diterangkan bahwa terdapat delapan perilaku orang yang merasa bersalah meningggalkan hewan peliharaan mereka sendirian di rumah menurut Psikologi.

  1. Menumpuk hadiah dan perhatian berlebihan

Perilaku paling umum yang sering terlihat adalah memberikan hadiah dan perhatian berlebihan kepada hewan peliharaan saat pemiliknya harus meninggalkan mereka sendiri di rumah.

Pemilik hewan akan memanjakan peliharaannya dengan mainan baru, camilan spesial, dan kasih sayang yang melimpah sebagai kompensasi atas ketidakhadiran mereka.

Meskipun niat ini baik, perilaku seperti ini justru dapat membuat hewan peliharaan menjadi terlalu bergantung pada hadiah dan perhatian ekstra untuk kebahagiaan mereka.

Hal ini pada akhirnya bisa membuat mereka lebih sulit mengatasi situasi ketika pemiliknya tidak ada di rumah.

  1. Menghindari aktivitas sosial

Rasa bersalah karena meninggalkan hewan peliharaan sendirian bisa mempengaruhi kehidupan sosial pemiliknya secara signifikan. Mereka cenderung menolak undangan makan malam, acara malam hari, atau perjalanan akhir pekan karena tidak ingin meninggalkan hewan peliharaan sendirian terlalu lama.

Meski pemikiran ini dapat dipahami, penting untuk tetap menjaga keseimbangan antara waktu bersama hewan peliharaan dan kehidupan sosial yang sehat.

  1. Mengalami kecemasan berpisah

Kecemasan berpisah ternyata tidak hanya dialami oleh hewan peliharaan, tetapi juga oleh pemiliknya. Pemilik akan terus-menerus memikirkan kondisi hewan peliharaannya di rumah, mengecek kamera pengawas berulang kali, atau menghubungi orang di rumah untuk memastikan keadaan mereka.

Pemilik bahkan bisa mengalami gejala fisik seperti gelisah, jantung berdebar, atau sulit berkonsentrasi karena terlalu khawatir.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore