Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 April 2025 | 22.44 WIB

7 Kebiasaan Awkward di Tempat Umum yang Tanpa Sadar Dilakukan Orang dengan Keterampilan Sosial Kurang Baik

Ilustrasi seseorang yang tampak tidak nyaman atau melakukan sesuatu yang dianggap aneh di tempat umum (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Berada di tengah keramaian atau berinteraksi dengan orang-orang di area publik, seperti saat mengantre, berbelanja, atau menghadiri acara sosial, terkadang bisa menjadi situasi yang menantang bagi sebagian individu.

Bagi beberapa orang, momen-momen interaksi publik ini justru bisa diwarnai oleh kebiasaan dan perilaku yang tanpa disadari terasa sedikit janggal atau kurang pas bagi lingkungan sekitar.

Perilaku-perilaku yang menimbulkan kesan canggung dan tidak biasa ini seringkali berakar pada keterampilan sosial yang belum sepenuhnya terasah pada diri seseorang yang bersangkutan. Uniknya, mereka yang tanpa sengaja melakukannya seringkali tidak menyadari bahwa tindakan itu sebenarnya dianggap tidak biasa atau bahkan sedikit mengganggu oleh orang lain di sekitar.

Melansir dari Geediting.com, Senin (21/4), ada tujuh kebiasaan awkward spesifik di ruang publik yang sering ditunjukkan oleh orang dengan keterampilan sosial kurang baik tanpa disengaja.

1. Menginvasi Ruang Pribadi Orang Lain

Satu di antara kebiasaan paling sering terlihat adalah kecenderungan untuk berdiri atau duduk terlalu dekat dengan orang lain saat sedang berbicara atau berada di dekat mereka di tempat umum. Mereka mungkin tidak sadar bahwa tindakan melanggar batas ruang pribadi ini bisa membuat orang di sekitar merasa sangat tidak nyaman dan sedikit tertekan.

2. Kontak Mata yang Tidak Sesuai

Perilaku ini bisa bermanifestasi sebagai menghindari kontak mata sepenuhnya saat diajak bicara seolah tidak tertarik, atau justru menatap mata lawan bicara secara berlebihan seperti sedang melotot intens. Kedua ekstrem dalam penggunaan kontak mata tersebut dapat membuat interaksi terasa aneh, tidak tulus, atau bahkan sedikit mengintimidasi bagi orang lain yang berinteraksi.

3. Berbicara Terlalu Keras atau Terlalu Pelan

Volume suara yang digunakan saat berbicara mungkin tidak selaras dengan tingkat kebisingan atau keheningan lingkungan publik tempat mereka berada saat itu berinteraksi. Berbicara terlalu lantang di tempat yang seharusnya tenang seperti perpustakaan atau terlalu berbisik di keramaian bisa menarik perhatian aneh yang tidak diinginkan dari orang-orang di sekitar.

4. Gagal Membaca Sinyal Sosial

Mereka seringkali kesulitan untuk memahami atau menginterpretasikan isyarat non-verbal penting seperti ekspresi wajah orang lain, nada bicara halus, atau bahasa tubuh yang ditunjukkan. Kegagalan membaca sinyal sosial ini membuat mereka cenderung salah menafsirkan situasi atau memberikan respons lisan maupun fisik yang kurang tepat dalam interaksi sosial.

5. Berbagi Informasi Pribadi Berlebihan

Ada kecenderungan kuat yang tidak disadari untuk menceritakan detail kehidupan yang sangat pribadi, sensitif, atau intens kepada orang yang baru saja ditemui atau belum akrab secara mendalam. Pembukaan diri yang terlalu dalam dan terlalu cepat ini bisa membuat lawan bicara merasa kaget, terbebani, atau menjadi sangat tidak nyaman dengan tingkat keintiman mendadak.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore