
Ilustrasi tujuh pilihan dekorasi rumah yang diam-diam dapat menandakan Anda berusaha keras untuk terlihat kaya./Pexels.
JawaPos.com - Pernahkah Anda masuk ke dalam sebuah rumah dan merasakan ada yang aneh, padahal semuanya tampak bersih dan rapi? Terkadang semakin kita mencoba menonjolkan kekayaan atau status melalui dekorasi ruangan, semakin tanpa sengaja kita mengungkapkan rasa tidak aman.
Keanggunan sejati sering kali muncul dalam keaslian bukan dari pamer yang berlebihan. Dilansir dari Geediting, inilah tujuh pilihan dekorasi rumah yang diam-diam dapat menandakan Anda berusaha keras untuk terlihat kaya.
1. Terlalu sering menggunakan logo dan nama merek
Menyebarkan logo desainer di mana-mana, dari bantal hingga tatakan gelas, bisa jadi menggoda saat Anda ingin membuat orang lain melihat status Anda. Tetapi jika berlebihan, akan mengirimkan pesan bahwa Anda lebih mementingkan label daripada selera pribadi.
Menurut para ahli, orang sering kali melakukan konsumsi berlebihan ketika mereka merasa tidak aman tentang bagaimana orang lain memandang mereka. Sebaliknya, dekorasi yang lebih halus dapat menunjukkan kepercayaan diri yang tenang.
2. Mengutamakan tresn daripada kenyamanan
Mengejar tren terbaru, seperti dinding aksen merah muda neon bulan ini, kursi beludru zamrud di bulan berikutnya, mungkin akan menghasilkan rumah yang lebih tampak seperti ruang pamer ketimbang tempat tinggal yang sebenarnya.
Tidak masalah untuk memasukkan unsur-unsur yang modis, tetapi jika Anda terus-menerus mendekorasi ulang untuk mengikuti gaya para blogger, mungkin sudah waktunya untuk berhenti sejenak.
Hal ini karena tanpa sadar Anda mungkin sudah mengubah ruang itu terasa dingin dan tidak ramah. Teman-teman Anda mungkin menghindari duduk di sofa putih bersih, karena takut akan merusak "suasana".
Tanpa sadar, Anda telah memamerkan tren, ketimbang menciptakan lingkungan yang membuat orang merasa nyaman.
3. Menonjolkan barang-barang investasi
Berinvestasi dalam furnitur atau karya seni berkualitas bukanlah masalah, kecuali Anda terus menyebutkan betapa mahalnya harganya. Jika Anda mendapati diri Anda menunjukkan label harga atau prestise setiap barang, tamu mungkin merasakan maksud tersirat: “Lihat betapa hebatnya selera saya!”
Kecanggihan sejati sering kali bersinar saat Anda membiarkan rumah Anda berbicara sendiri. Jika seseorang memuji suatu karya, bagikan cerita di baliknya, bukan hanya merek atau harganya.
Kisah-kisah pribadi itulah yang memberikan kehangatan dan keaslian pada suatu tempat, alih-alih mengubahnya menjadi galeri barang belanjaan yang pantas dibanggakan.
4. Kurangnya sentuhan pribadi

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
