Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 April 2025 | 06.58 WIB

7 Kesalahan Dekorasi Rumah yang Diam-diam Menandakan Anda Berusaha Keras untuk Terlihat Kaya

Ilustrasi tujuh pilihan dekorasi rumah yang diam-diam dapat menandakan Anda berusaha keras untuk terlihat kaya./Pexels. - Image

Ilustrasi tujuh pilihan dekorasi rumah yang diam-diam dapat menandakan Anda berusaha keras untuk terlihat kaya./Pexels.

JawaPos.com - Pernahkah Anda masuk ke dalam sebuah rumah dan merasakan ada yang aneh, padahal semuanya tampak bersih dan rapi? Terkadang semakin kita mencoba menonjolkan kekayaan atau status melalui dekorasi ruangan, semakin tanpa sengaja kita mengungkapkan rasa tidak aman.

Keanggunan sejati sering kali muncul dalam keaslian bukan dari pamer yang berlebihan. Dilansir dari Geediting, inilah tujuh pilihan dekorasi rumah yang diam-diam dapat menandakan Anda berusaha keras untuk terlihat kaya.

1. Terlalu sering menggunakan logo dan nama merek

Menyebarkan logo desainer di mana-mana, dari bantal hingga tatakan gelas, bisa jadi menggoda saat Anda ingin membuat orang lain melihat status Anda. Tetapi jika berlebihan, akan mengirimkan pesan bahwa Anda lebih mementingkan label daripada selera pribadi.

Menurut para ahli, orang sering kali melakukan konsumsi berlebihan ketika mereka merasa tidak aman tentang bagaimana orang lain memandang mereka. Sebaliknya, dekorasi yang lebih halus dapat menunjukkan kepercayaan diri yang tenang.

2. Mengutamakan tresn daripada kenyamanan

Mengejar tren terbaru, seperti dinding aksen merah muda neon bulan ini, kursi beludru zamrud di bulan berikutnya, mungkin akan menghasilkan rumah yang lebih tampak seperti ruang pamer ketimbang tempat tinggal yang sebenarnya.

Tidak masalah untuk memasukkan unsur-unsur yang modis, tetapi jika Anda terus-menerus mendekorasi ulang untuk mengikuti gaya para blogger, mungkin sudah waktunya untuk berhenti sejenak.

Hal ini karena tanpa sadar Anda mungkin sudah mengubah ruang itu terasa dingin dan tidak ramah. Teman-teman Anda mungkin menghindari duduk di sofa putih bersih, karena takut akan merusak "suasana".

Tanpa sadar, Anda telah memamerkan tren, ketimbang menciptakan lingkungan yang membuat orang merasa nyaman.

3. Menonjolkan barang-barang investasi

Berinvestasi dalam furnitur atau karya seni berkualitas bukanlah masalah, kecuali Anda terus menyebutkan betapa mahalnya harganya. Jika Anda mendapati diri Anda menunjukkan label harga atau prestise setiap barang, tamu mungkin merasakan maksud tersirat: “Lihat betapa hebatnya selera saya!”

Kecanggihan sejati sering kali bersinar saat Anda membiarkan rumah Anda berbicara sendiri. Jika seseorang memuji suatu karya, bagikan cerita di baliknya, bukan hanya merek atau harganya.

Kisah-kisah pribadi itulah yang memberikan kehangatan dan keaslian pada suatu tempat, alih-alih mengubahnya menjadi galeri barang belanjaan yang pantas dibanggakan.

4. Kurangnya sentuhan pribadi

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore