Ilustrasi kesehatan mental terganggu (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Di tengah kesibukan sehari-hari dan berbagai tanggung jawab yang menumpuk, kita sering kali tidak menyadari bahwa tubuh sedang memberikan sinyal peringatan terkait kondisi kesehatan mental. Padahal, ada perbedaan tipis antara stres yang sehat dan tekanan yang berlebihan, antara rasa gugup biasa dan gangguan kecemasan, serta antara tantangan hidup dan tanda-tanda kesehatan mental yang memburuk.
Menurut American Psychological Association, cara terbaik untuk menjaga keseimbangan ini adalah dengan menetapkan batasan secara sadar, mengenali apa yang memicu kecemasan dan mulai menerapkan kebiasaan yang melindungi kesehatan mental dan emosional.
Tubuh kita sering kali mulai menunjukkan gejala yang tampak ringan, namun sebenarnya merupakan sinyal awal bahwa kesehatan mental sedang terabaikan.
Dilansir dari laman Your Tango pada Kamis (17/04), berikut adalah 11 tanda dari tubuh yang menunjukkan bahwa kita sedang mengabaikan kesehatan mental. Memahami tanda-tanda ini bisa membantu kita menjaga kondisi fisik dan mental agar tetap stabil.
1. Merasa Cemas saat Bangun Tidur
Jika kamu sering terbangun dengan perasaan gelisah, jantung berdebar, atau pikiran yang langsung melaju cepat, itu bisa jadi tanda kamu sedang mengalami kecemasan pagi hari. Ini bisa disebabkan oleh stres berkepanjangan, khususnya terkait pekerjaan, atau karena hormon stres (kortisol) yang tinggi di pagi hari.
Untuk mengatasinya, penting untuk membangun rutinitas tidur yang sehat, mengurangi konsumsi kafein, dan memulai pagi dengan aktivitas fisik ringan.
2. Pola Makan Berubah Drastis
Saat sedang stres berat, pola makan bisa ikut terganggu. Ada yang kehilangan nafsu makan, dan ada juga yang justru makan berlebihan untuk mencari kenyamanan. Perubahan ini bisa terjadi tanpa disadari, namun dalam jangka panjang dapat berdampak buruk pada kesehatan. Bahkan jika pola makan tak berubah, stres bisa tetap menyebabkan fluktuasi berat badan akibat pengaruh hormon kortisol.
3. Suara Batin yang Negatif Terus-menerus
Saat mental kita sedang tidak sehat, suara dalam hati yang biasanya membantu bisa berubah menjadi kritikus kejam. Kita jadi mudah meragukan diri sendiri, merasa tidak cukup baik, dan berusaha menyenangkan orang lain secara berlebihan. Hal ini bisa memicu kecemasan, kelelahan, dan gangguan tidur.
4. Energi Rendah Sepanjang Hari
Bukan hanya karena kurang tidur, tubuh yang terus-menerus berada dalam kondisi stres juga akan merasa lelah sepanjang hari. Perubahan hormon akibat stres membuat kita kehilangan fokus dan produktivitas, sehingga aktivitas sehari-hari terasa berat dan melelahkan.
5. Sulit Berkonsentrasi

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
