
Ilustrasi seseorang yang dibesarkan oleh ayah yang misoginis
JawaPos.com - Seorang ayah memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan karakter dan pandangan hidup anaknya, terutama dalam membentuk sikapnya terhadap orang lain, termasuk perempuan.
Ketika seorang pria dibesarkan oleh ayah yang memiliki pandangan misoginis—yaitu merendahkan, meremehkan, atau bahkan membenci perempuan—tanpa disadari, ia bisa saja mewarisi pola pikir dan perilaku yang serupa.
Hal ini terjadi karena anak-anak belajar dengan mengamati dan meniru orang tua mereka, baik secara sadar maupun tidak.
Menurut psikologi, pria yang tumbuh dalam lingkungan seperti ini sering membawa pola kepribadian tertentu ke dalam kehidupan mereka, baik dalam hubungan sosial, romantis, maupun profesional.
Dilansir dari Geediting pada Minggu (23/3), terdapat delapan kepribadian yang sering diwarisi oleh pria yang dibesarkan oleh ayah misoginis tanpa mereka sadari:
1. Meremehkan Pendapat Perempuan
Pria yang dibesarkan oleh ayah misoginis sering memiliki kecenderungan untuk mengabaikan atau meremehkan pendapat perempuan, seolah-olah mereka kurang kompeten atau tidak memiliki wawasan yang sama dengan pria.
Ini bisa terlihat dalam percakapan sehari-hari, di mana mereka lebih mudah menerima pendapat pria dibanding perempuan, meskipun argumen yang diberikan sama kuatnya.
2. Memandang PErempuan Sebagai Objek
Salah satu efek dari pola asuh misoginis adalah memandang perempuan bukan sebagai individu dengan kepribadian dan potensi, tetapi sebagai objek pemuas atau pelengkap bagi pria.
Hal ini bisa tercermin dalam cara pria berinteraksi dengan perempuan, misalnya sering menilai mereka hanya dari penampilan fisik atau menganggap mereka sebagai trofi dalam hubungan.
3. Sulit Menerima Otoritas Perempuan
Pria yang dibesarkan oleh ayah misoginis sering merasa tidak nyaman ketika harus berada di bawah kepemimpinan perempuan, baik di tempat kerja maupun dalam situasi lainnya.
Mereka mungkin mempertanyakan kemampuan pemimpin perempuan lebih dari yang mereka lakukan terhadap pemimpin pria, bahkan tanpa alasan yang jelas.
4. Menormalisasi Lelucon Seksis

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
