Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Maret 2025 | 16.23 WIB

Merasa Tidak Dihargai? Kenali 6 Sikap Orang Tua yang Membuat Anak Dewasa Merasa Tidak Nyaman

Ilustrasi interaksi orang tua dan anak. (Freepik) - Image

Ilustrasi interaksi orang tua dan anak. (Freepik)

JawaPos.com - Pernahkah kamu merasa anak-anak dewasa jarang berkunjung? Mungkin ada beberapa perilaku yang tanpa sadar membuat mereka menjauh. Artikel ini akan membahas enam perilaku tersebut, dikutip dari geediting.com .

1. Kritik dan Negativitas Konstan

Apakah kamu sering mengkritik anak-anakmu, bahkan untuk hal kecil? Negativitas yang terus-menerus bisa membuat mereka tidak nyaman. Mereka mungkin merasa tidak pernah cukup baik di mata orang tuanya.

Kritik yang disampaikan terus menerus bisa menjadi racun dalam hubungan. Anak-anak dewasa mungkin menghindari interaksi untuk menghindari perasaan tidak dihargai. Cobalah untuk fokus pada hal positif dan berikan pujian yang tulus.

2. Tidak Menghormati Batasan

Apakah kamu selalu ikut campur dalam urusan pribadi anak dewasa? Meskipun niatmu baik, terlalu ikut campur bisa membuat mereka merasa tidak dihargai. Anak dewasa butuh ruang untuk membuat keputusan sendiri.

Penting untuk menghormati batasan yang mereka buat. Tanyakan sebelum memberi saran, bukan langsung menghakimi pilihan mereka. Dengan begitu, mereka akan merasa lebih nyaman dan dihargai.

3. Memainkan Rasa Bersalah dan Manipulasi Emosional

Apakah kamu sering menggunakan rasa bersalah untuk mendapatkan perhatian anak? Manipulasi emosional bisa membuat anak merasa tertekan dan tidak bebas. Mereka mungkin merasa wajib mengunjungi, bukan karena keinginan tulus.

Taktik guilt-trip seperti ini justru kontraproduktif. Anak-anak dewasa akan merasa dimanfaatkan dan akhirnya menjauh. Bangun hubungan yang sehat berdasarkan rasa hormat dan pengertian.

4. Mencoba Mengontrol Pilihan Hidup Mereka

Apakah kamu mencoba mengatur pilihan hidup anak dewasa, seperti karier atau pasangan? Anak dewasa memiliki hak untuk menentukan jalan hidupnya sendiri. Terlalu mengontrol hanya akan menimbulkan pemberontakan.

Biarkan anak-anakmu membuat keputusan mereka sendiri, bahkan jika kamu tidak setuju. Berikan dukungan dan kepercayaan, bukan paksaan dan kontrol. Mereka akan lebih menghargai pendapatmu jika merasa didengarkan.

5. Terjebak dalam Dendam Lama

Apakah kamu masih menyimpan dendam atau kekesalan masa lalu pada anak? Membawa-bawa masalah lama hanya akan merusak hubungan saat ini. Anak dewasa juga ingin memulai lembaran baru yang lebih baik.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore