Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Maret 2025 | 13.16 WIB

Pelajaran Hidup yang Anak Tirukan dari Orang Tua: 8 Kebiasaan Sepanjang Hayat

Ilustrasi orang tua dengan kecerdasan emosional tinggi yang tak akan pernah mengucapkan kalimat toxic saat berbicara pada anak - Image

Ilustrasi orang tua dengan kecerdasan emosional tinggi yang tak akan pernah mengucapkan kalimat toxic saat berbicara pada anak

JawaPos.com - Anak-anak adalah pengamat yang ulung. Mereka mempelajari banyak hal hanya dengan melihat dan mendengar orang tua mereka.

Kebiasaan ini sering kali terbawa hingga dewasa dan menjadi bagian dari kepribadian mereka.

Maka, tidak heran jika perilaku orang tua memiliki pengaruh besar terhadap anak-anaknya, baik dalam hal baik maupun buruk.

Sebagai orang tua, Anda mungkin pernah terkejut mendengar anak Anda mengucapkan sesuatu yang pernah Anda katakan, bahkan mungkin di saat yang tidak terduga.

Hal ini menunjukkan betapa kuatnya kemampuan anak dalam menyerap dan meniru perilaku. Dengan kata lain, anak belajar melalui contoh, bukan sekadar nasihat.

Mari kita eksplorasi lebih jauh. Apa saja kebiasaan dan perilaku yang ditiru anak dari orang tua mereka? Dilansir yourtango.com, berikut adalah delapan kebiasaan utama yang menjadi "warisan" dari orang tua kepada anak-anaknya.

1.      Kerentanan dan Keterbukaan

Kemampuan untuk mengungkapkan perasaan secara jujur adalah keterampilan hidup yang sangat penting. Anak-anak belajar hal ini dari cara orang tua mereka berbicara dan berinteraksi.

Jika orang tua terbuka dan mendengarkan perasaan anak dengan serius, anak akan merasa bahwa emosinya dihargai.

Sebaliknya, dalam keluarga yang cenderung mengabaikan perasaan atau mengalami kekerasan emosional, anak-anak mungkin belajar untuk menutup diri.

Mereka bisa tumbuh dengan keyakinan bahwa berbagi perasaan adalah hal yang tidak berguna atau bahkan berbahaya.

2.      Tata Krama

Kata-kata sederhana seperti "tolong" dan "terima kasih" adalah dasar dari sopan santun. Anak-anak meniru cara orang tua mereka berbicara dan berinteraksi dengan orang lain. Jika orang tua sering menunjukkan rasa hormat dan penghargaan, anak-anak akan menirunya dan menjadikannya kebiasaan.

3.      Kekhawatiran yang Berlebihan

Orang tua yang sering cemas atau memikirkan skenario terburuk dapat tanpa sadar menanamkan rasa cemas pada anak-anak mereka.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore