
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kanan) berbincang dengan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin (kiri) pada Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai sekitar Rp 2 miliar dari Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin (BR).
Penyitaan tersebut dilakukan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek digitalisasi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di PT Pertamina (Persero) periode 2018–2023.
Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik membenarkan adanya penyitaan uang tersebut. Namun, dia belum bersedia mengungkapkan secara terperinci mengenai asal-usul maupun keterkaitan uang tersebut dengan perkara yang tengah ditangani lembaga antirasuah.
"Iya betul penyidik sudah melakukan penyitaan," kata Achmad Taufik dikonfirmasi, Kamis (5/11).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, uang sekitar Rp 2 miliar tersebut diduga berasal dari tersangka Elvizar, pemilik PT Pasifik Cipta Solusi (PCS).
Dana itu disinyalir berkaitan dengan dugaan pemberian uang sebagai 'palang pintu' ketika proses pengadaan proyek digitalisasi SPBU berlangsung.
Dalam proses lelang proyek tersebut, Bobby juga dikabarkan pernah mengajukan atau membawa calon vendor agar dapat mengikuti pengadaan. Namun, dugaan keterlibatan dan aliran dana tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman penyidik KPK.
Taufik juga pernah mengungkapkan bahwa Bobby diduga telah mengetahui rencana proyek digitalisasi SPBU sejak tahap awal.
Baca Juga: KPK Cecar Nusron Wahid soal Dugaan Setoran Jabatan hingga Peran Orang Kepercayaan di ATR/BPN
Nama Bobby disebut masuk dalam lingkup pertemuan sejumlah pihak sebelum proyek bernilai triliunan rupiah itu memasuki tahap pengadaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022