
Perbaikan Palang Pintu Kereta Api di Gamping.(Radar Jogja).
JawaPos.com - Seorang mahasiswa berinisial S, 24, diringkus jajaran Polsek Gamping setelah nekat merusak fasilitas palang pintu perlintasan kereta api di Banyumeneng, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman. Aksi anarkis yang terekam kamera hingga viral di media sosial tersebut disinyalir terjadi saat pelaku berada di bawah pengaruh minuman keras.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu (9/8) sore sekitar pukul 17.18 WIB. Pelaku yang mengendarai sepeda motor dari arah selatan mendadak mengamuk dan menarik palang pintu hingga patah saat kereta api hendak melintas.
Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, membeberkan bahwa ulah nekat pelaku tidak berhenti sampai di situ. Setelah sempat meninggalkan lokasi ke arah utara, S justru kembali sekitar 30 menit kemudian untuk menantang petugas di Pos Perlintasan Kereta Api Banyumeneng.
"Polsek Gamping telah mengamankan pelaku yang melakukan pengrusakan palang pintu. Petugas mendatangi lokasi dan mengamankan S untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujar Iptu Argo Anggoro dikutip dari Radar Jogja (JawaPos Group), Selasa (11/8).
Insiden ini disaksikan langsung oleh petugas patroli PT KAI berinisial R, 32, warga Kalurahan Ambarketawang. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kerugian materiil akibat kerusakan fasilitas keselamatan ini diperkirakan mencapai Rp 2 juta.
Iptu Argo kembali menegaskan pentingnya menjaga kesadaran bersama dalam melindungi sarana perkeretaapian.
"Palang pintu perlintasan merupakan sarana penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan perjalanan kereta api. Apabila ada permasalahan hendaknya diselesaikan dengan cara yang baik dan tidak melakukan tindakan anarkis," tegas Argo.
Selain aksi di Sleman, rekaman CCTV lain memicu dugaan kuat bahwa S juga merupakan pelaku perusakan tiang bendera di wilayah Kwaron, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul. Ciri-ciri fisik dan kendaraan yang terekam kamera pengawas di kedua lokasi menunjukkan kemiripan yang signifikan.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penanganan secara terintegrasi lintas wilayah untuk mendalami keterkaitan kedua kasus yang meresahkan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
