
Seorang satpam Waduk Jatiluhur, Purwakarta berinisial S, 43, ditemukan tewas dalam keadaan berseragam lengkap di perairan kawasan tersebut (Tribata News Polda Jabar)
JawaPos.com - Di Indonesia, profesi satuan pengamanan (satpam) kerap dipandang sebelah mata. Padahal dengan gaji yang tak seberapa, mereka memikul tanggung jawab besar di garis depan.
Ironi ini tergambar jelas dari dua insiden berbeda di Purwakarta dan Jakarta, di mana dua orang satpam harus menanggung nasib pilu usai mencoba menegur pelanggar aturan demi menjaga keamanan.
Sama-sama menjalankan tugas pengamanan, Sumarna, 40, di Waduk Jatiluhur harus kehilangan nyawanya. Sementara Fiktor Harefa, 27, di Bundaran HI Jakarta terpaksa bersujud menahan intimidasi pelanggar.
Sumarna, petugas keamanan objek vital Waduk Jatiluhur, ditemukan tak bernyawa mengambang di kawasan Tanggul Kayat, Kampung Kembang Kuning, Purwakarta pada Jumat (24/7) pagi. Sebelum tewas, korban diketahui sempat menegur sekelompok orang yang melakukan vandalisme di area tersebut.
Dugaan ini menguat setelah beredarnya rekaman status WhatsApp yang diduga diunggah Sumarna. Dalam video itu, ia memperlihatkan coretan di jalan area tanggul dan mengeluhkan aksi tak bertanggung jawab tersebut. Keberadaannya mulai memicu tanda tanya sejak Kamis (23/7) malam ketika pos jaganya ditemukan kosong melompong.
Rekan kerjanya hanya menemukan sepeda motor korban dan sebuah handy talky (HT) yang tergeletak di atas perahu. Nahas, jasad Sumarna akhirnya ditemukan esok paginya, masih mengenakan seragam lengkap dengan kondisi kedua tangan terborgol.
Terkait insiden ini, Kasat Polair Polres Purwakarta, AKP Jamal Nasir menegaskan bahwa tim gabungan langsung bergerak ke lokasi. "Kami bersama personel gabungan segera melakukan penyisiran, membantu proses evakuasi korban, mengamankan area, serta berkoordinasi dengan Satreskrim," ujarnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau publik untuk tidak berspekulasi. "Kami mengajak masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi. Saat ini Satreskrim Polres Purwakarta masih melakukan pendalaman terhadap seluruh fakta," tegas Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini.
Jika Sumarna harus kehilangan nyawa, nasib berbeda namun tak kalah menyesakkan dialami Fiktor Harefa, satpam proyek MRT Jakarta. Pada Rabu (22/7), ia menegur mobil Toyota Alphard yang diduga menerobos lampu merah di pelican crossing Bundaran HI.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
