
Ilustrasi penyekapan. (Antara)
JawaPos.com - Jagat maya dihebohkan oleh rekaman video memilukan yang memperlihatkan dua perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) dalam kondisi diborgol. Keduanya diduga menjadi korban penyekapan di Myanmar, serta mengaku mengalami penyiksaan dan pemerasan dengan tuntutan uang mencapai Rp 220 juta.
Salah satu korban diketahui bernama Ayu, warga Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sementara korban lainnya adalah Susi, yang berasal dari Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
Merespons situasi darurat tersebut, Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri langsung bergerak cepat. Otoritas kepolisian Indonesia kini tengah membangun komunikasi intensif dengan pihak keamanan di Myanmar untuk melacak keberadaan korban.
Ses NCB Interpol Divhubinter Polri, Brigjen Pol Untung Widyatmoko, mengonfirmasi bahwa penanganan kasus ini langsung berjalan sesaat setelah rekaman video tersebut viral di media sosial.
"Yang jelas kami telah melakukan komunikasi dengan otoritas keamanan di Myanmar," ujar Untung, Minggu (19/7).
Berdasarkan penyelidikan awal, Polri mengungkapkan fakta krusial mengenai status kedua WNI tersebut. Ayu dan Susi diketahui bekerja di sebuah perusahaan scamming yang beroperasi di area sensitif.
"Karena keduanya bekerja pada perusahaan scamming yang lokasinya di wilayah pemberontak," jelas Untung.
Hingga saat ini, Polri masih menutup rapat rincian mengenai perkembangan taktis dari upaya penyelamatan kedua korban demi menjaga keselamatan proses evakuasi.
Pihak kepolisian juga belum mau berspekulasi mengenai waktu keberangkatan maupun dugaan jalur ilegal/legal yang digunakan kedua perempuan tersebut untuk masuk ke wilayah Myanmar.
"Nanti kami infokan," ucap Untung.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022