
JAM Pidsus Febri Adriansyah mengumumkan tersangka baru dalam kasus korupsi Duta Palma pada Kamis (2/1). (Puspenkum Kejagung)
JawaPos.com - Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Zainal Arifin Mochtar menyoroti perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febri Adriansyah.
Menurut dia, mekanisme penanganan perkara yang kembali bergulir di lingkungan penegak hukum memunculkan pertanyaan mengenai independensi proses pemberantasan korupsi di Indonesia.
Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan persoalan yang telah berulang dalam penegakan hukum. Pemberantasan korupsi di Tanah Air hanya menjadi sebuah pertunjukan tanpa penyelesaian yang jelas.
"Pemberantasan korupsi kita hanya drama. Bayangkan, dulu di zaman Jokowi kasus di KPK, polisi BG dilimpahkan ke Kejaksaan lalu SP3," kata pria yang karib disapa Prof. Ucenk dalam cuitan pada akun media sosial X, Minggu (12/7).
Ia membandingkan peristiwa tersebut dengan perkembangan kasus yang kini menyeret mantan Jampidsus Febri Adriansyah. Kasus dugaan korupsi yang awalnya ditangani Kortas Tipidkor dan Polda Metro Jaya itu kini justru berujung pelimpahan ke Kejaksaan Agung (Kejagung), setelah Febrie Adriansyah ditetapkan sebagai tersangka.
Ia merasa ragu, pola penanganan perkara tersebut akan berjalan independen. Mengingat, kasus tersebut ditangani oleh institusi tempat Febrie meniti karier.
"Sekarang, kasus jaksa FA dilimpahkan ke Kejaksaan. Lalu entah akan apa," cetusnya.
Zainal juga mengkritik posisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sejumlah perkara yang dinilai tidak lagi menjadi aktor utama dalam pemberantasan korupsi. Ia menilai, lembaga antirasuah tersebut hanya tampil sebagai pelengkap dalam proses penegakan hukum.
"KPK hanya jadi cameo. Waktu tidak membuat belajar, kita makin bodoh," tegas Zainal.
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
