Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Juni 2026 | 14.51 WIB

Sempat Kabur Sampai Tangerang, Pelarian Taufik Hidayat Berakhir Usai Tenggak Miras

 

H dan korban YTR.(Kalteng Pos/Facebook)

JawaPos.com - Polda Jawa Barat (Jabar) menangkap Taufik Hidayat di Perumahan Griya Pesona, Kecamatan Ciparay, Bandung pada Selasa malam (23/6). Pelariannya berakhir setelah kabur ke beberapa titik. Termasuk melarikan diri ke Tangerang. Tersangka kasus penyekapan dan penyiksaan itu ditangkap usai menenggak minuman keras (miras).

Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan menyampaikan bahwa usai ditangkap, Taufik Hidayat sempat dibawa ke Polsek Majalaya. Dia kemudian diangkut ke Markas Polda Jabar dan dibawa ke Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak-Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA-PPO) untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

”Tahapan yang harus dilakukan sesuai ketentuan, kami melakukan pemeriksaan kesehatan untuk benar-benar memastikan kondisi kesehatan tersangka, termasuk pemeriksaan seluruh badannya. Ini dilakukan karena kami harus mendapatkan informasi atau kondisi yang sebenarnya terhadap tersangka tadi,” kata Rudi kepada awak media.

Setelah itu, Polda Jabar melakukan tes narkoba. Rudi memastikan bahwa Taufik Hidayat negatif narkoba. Namun, dia mengaku baru saja minum miras merk intisari. Sehingga polisi menyimpulkan bahwa yang bersangkutan dalam keadaan sehat dan siap untuk menjalani pemeriksaan awal, dilanjutkan dengan penahanan di dalam sel khusus.

”Sudah ditanyakan beberapa pertanyaan terutama mengenai identitas. Benar bahwa yang bersangkutan bernama TH (Taufik Hidayat) alias I, alamat tinggal, dan data-data lain itu sesuai dengan data kependudukan yang ada. Sehingga penyidik berkeyakinan bahwa yang berada atau yang di bawah penguasaan kami dan kami akan lakukan penahanan tersebut adalah tersangka,” terang Rudi.

Sebelum ditangkap di Ciparay, Taufik Hidayat sempat berpindah tempat ke beberapa titik. Termasuk melakukan pelarian ke wilayah Tangerang, Banten. Namun, dia merasa tidak aman dan selalu diikuti perasaan curiga terhadap setiap orang. Akhirnya, dia kembali ke Bandung dan berdiam diri di Ciparay. Di lokasi itu dia merasa aman.

”Yang bersangkutan sempat berpindah ke Tangerang. Merasa bahwa Tangerang itu tempat yang aman, tapi di sana juga bingung, dan merasa tidak aman, dan kembali lagi ke Jawa Barat. Kami sempat menanyakan juga bahwa yang bersangkutan juga merasa takut, curiga sama semua orang, dan tidak tahu mau ke mana,” jelas orang nomor satu di Polda Jabar tersebut.

Sejauh ini, polisi belum menemukan indikasi keterlibatan pihak lain dalam pelarian tersangka. Namun, rumah di Perumahan Griya Pesona yang menjadi tempat persembunyiannya milik kerapat tersangka. Rudi menyebut, sejak kemarin pagi, pihaknya sudah mengetahui keberadaan yang bersangkutan. Namun penangkapan baru dilakukan malam hari karena petugas perlu melakukan pemantauan.

”Sebagai informasi, tadi pagi yang bersangkutan melakukan beberapa transaksi, itu menjadi petunjuk buat kami. Oleh sebab itu, para tim yang bertugas di Majalaya tetap berada di sana, mencari seputar wilayah perumahan tersebut, dan akhirnya sore-sorenya hingga malam dapat bertemu dan kami tangkap,” ucap Rudi.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore