
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak. (Antara).
JawaPos.com - Kasus dugaan kekerasan seksual yang menjerat pengasuh Ponpes Ngawitan Kanjeng Sunan Kalijogo, Danang Agung Nugroho alias Gus Danang Al Bento, mengguncang publik. Ironisnya, skandal ini mencuat tepat saat Kementerian Agama (Kemenag) Ngawi sedang gencar memperketat pengawasan di lingkungan pesantren.
Kepala Kantor Kemenag Ngawi Moh. Ersat mengungkapkan, pihaknya baru saja mengumpulkan puluhan kiai dan pengasuh pondok pesantren pada pertengahan Mei lalu. Pertemuan tersebut merupakan langkah antisipasi agar kasus kekerasan seksual di salah satu ponpes di Kabupaten Pati tidak menular ke Ngawi.
Namun, tak lama setelah agenda tersebut, dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwati justru pecah di Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Ngawi.
Dikutip dari Radar Madiun (JawaPos Group), terungkap bahwa pelaku ternyata sudah masuk dalam radar "blacklist" Kemenag Ngawi sebelum kasus ini meledak ke publik.
"Pada saat itu kami memberikan arahan kepada para pengasuh pondok pesantren. Namun oknum yang kini menjadi tersangka tidak kami undang karena pondok pesantrennya sudah tidak memenuhi syarat," ujar Ersat, Jumat (29/5).
Ersat menambahkan, pondok pesantren yang dikelola sesuai kaidah pendidikan keagamaan seharusnya memiliki sistem pengawasan yang ketat demi melindungi santri.
"Pesantren yang betul itu tidak akan ada kejadian seperti ini. Biasanya karena sanad keilmuan kiai tidak jelas," katanya.
Ratusan Ponpes di Ngawi Terancam Dinonaktifkan
Buntut dari karut-marut pengelolaan lembaga keagamaan ini, Kemenag Ngawi langsung bergerak cepat melakukan penataan data besar-besaran.
Dalam enam bulan terakhir, validasi lapangan dilakukan ketat ke seluruh lembaga. Hasilnya mengejutkan. Dari sekitar 190 pondok pesantren yang terdata di Kabupaten Ngawi, hampir 100 lembaga kini diusulkan untuk dinonaktifkan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
