
Kepala Divisi Hukum Kontras, Andrie Yunus (kiri).
JawaPos.com - Kondisi terkini Andrie Yunus (AY), Wakil Koordinator KontraS yang menjadi korban penyiraman air keras, mulai menunjukkan perkembangan medis yang signifikan di RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Tim medis multidisiplin terus melakukan penanganan intensif, mulai dari operasi pembersihan jaringan kulit hingga tindakan khusus pada area mata yang terdampak cairan kimia tersebut.
Manajer Hukum dan Humas RSCM Yoga Nara menjelaskan, pasien Andrie Yunus telah menjalani prosedur bedah pada 16 Maret 2026.
Fokus utama tim dokter saat ini adalah mengangkat jaringan yang rusak dan mempercepat pemulihan kulit.
"Pasien telah menjalani tindakan operasi berupa pembersihan jaringan (debridement) untuk mengangkat jaringan kulit yang mengalami kerusakan akibat luka bakar. Pada sebagian area luka juga telah dilakukan tindakan cangkok kulit sebagai bagian dari upaya mempercepat proses penyembuhan," ujar Yoga Nara dalam keterangannya, Rabu (18/3).
Saat ini, Andrie Yunus masih berada di bawah perawatan intensif untuk memantau kedalaman luka bakar serta menentukan jadwal tindakan cangkok kulit lanjutan.
Selain luka fisik di tubuh, tim medis menaruh perhatian besar pada mata kanan korban yang mengalami kerusakan sel punca kornea cukup serius.
Pada area mata kanan pasien, diketahui mengalami kerusakan sel punca kornea yang diperkirakan sekitar 40%
Meski begitu, tanda-tanda pemulihan mulai terlihat setelah pemberian terapi khusus untuk mata.
Yoga menambahkan, tim medis telah melakukan pemasangan membran amnion dan terapi anti-inflamasi untuk melindungi permukaan mata.
