
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Depok, Jawa Barat, mengungkap dugaan praktik suap yang melibatkan unsur peradilan dan perusahaan negara.
Dalam operasi senyap tersebut, PT Karabha Digdaya (KRB), badan usaha yang berada dalam ekosistem Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, ikut terseret. PT KRB yang didirikan pada 1989 bergerak di bidang pengelolaan aset properti dan fasilitas rekreasi.
Perusahaan ini dikenal sebagai pengelola Emeralda Golf Club, lapangan golf eksklusif di kawasan Depok, serta pengembang kawasan hunian Cimanggis Golf Estate dan Umma Arsa Estate.
Tim penindakan KPK mengamankan sejumlah pihak dalam OTT yang dilakukan pada Kamis (5/2) malam, termasuk direktur PT Karabha Digdaya serta pimpinan Pengadilan Negeri (PN) Depok, yakni ketua dan wakil ketua pengadilan. Mereka diduga terlibat dalam suap terkait penanganan perkara sengketa lahan.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa operasi senyap yang menyasar hakim dan pihak swasta berkaitan dengan konflik pertanahan yang melibatkan PT KRB.
“Ini diduga terkait sengketa lahan antara PT KRB, badan usaha yang berada dalam ekosistem Kementerian Keuangan dan bergerak di bidang pengelolaan aset,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/2).
Menurut Budi, total tujuh orang diamankan dalam OTT tersebut. Dari pihak pemberi, empat orang berasal dari PT Karabha Digdaya, termasuk salah satu direkturnya. Sementara dari pihak penerima, tiga orang yang merupakan pejabat Pengadilan Negeri Depok.
“Tiga orang dari PN Depok, salah satunya Ketua Pengadilan Negeri. Kemudian empat orang lainnya berasal dari PT KRB, termasuk direkturnya,” jelas Budi.
Budi mengamini, Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok turut diamankan dalam OTT tersebut. “Betul,” ujarnya singkat.
Informasi tersebut sejalan dengan keterangan Ketua Pengadilan Tinggi Bandung, Hery Supriyono, yang menyatakan bahwa ruang kerja Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta, Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan, serta seorang juru sita telah disegel oleh penyidik KPK.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
