
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 di gedung Merah Putih KPK. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan alasan tidak menahan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji Yaqut Cholil Qoumas, usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih kemarin (30/1). Menurut Juru Bicara (Jubir) KPK Budi Prasetyo, saat ini masih dilakukan penyidikan termasuk penghitungan kerugian keuangan negara oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kepada awak media, Budi menyampaikan bahwa pasal yang disangkakan terhadap Yaqut adalah Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Sehingga terus dilakukan pendalaman, termasuk terkait dengan kerugian keuangan negara yang diakibatkan tindakan rasuah dalam kasus tersebut.
”Karena memang pemeriksaannya masih fokus dilakukan oleh BPK, yaitu untuk menghitung kerugian keuangan negara. Karena memang pasal yang digunakan dalam tindak pidana korupsi ini adalah Pasal 2, Pasal 3, yaitu kerugian keuangan negara,” kata dia dikutip pada Sabtu (31/1).
Menurut Budi, sepanjang pekan ini KPK dan BPK fokus melakukan pemeriksaan. Khususnya untuk menghitung kerugian keuangan negara dalam kasus tersebut. Selain memeriksa mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sebagai saksi, KPK juga sudah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi lain. Termasuk tersangka Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex.
”KPK bersama BPK juga melakukan pemeriksaan terhadap saudara YCQ (Yaqut) dengan materi yang memang masih fokus untuk penghitungan kerugian keuangan negara, sehingga pemeriksaan full dilakukan oleh kawan-kawan dari BPK,” ujarnya.
Melalui pemeriksaan tersebut, Budi menyatakan bahwa KPK dan BPK mengumpulkan materi untuk mendukung proses penyidikan yang sedang berjalan. Dia menyebut, pemeriksaan juga sudah dilakukan terhadap beberapa pihak dari Kementerian Agama (Kemenag), asosiasi haji dan umrah, serta pengusaha dari biro travel haji dan umrah.
”Sehingga ini kemudian menjadi utuh, nanti keterangan-keterangan yang sudah disampaikan oleh para saksi dalam sepekan ini akan difinalisasi oleh kawan-kawan di BPK. Sehingga kita sama-sama tunggu dan semoga hasil akhir dari kalkulasi penghitungan kerugian keuangan negara bisa segera selesai,” kata dia.
Usai pemeriksaan kemarin, Yaqut enggan banyak bicara. Berdasar pantauan JawaPos.com, dia tiba di KPK sekitar pukul 13.15 WIB dan meninggalkan KPK sekitar pukul 17.40 WIB. Meski sempat dicegat dan diikuti oleh awak media hingga keluar Gedung Merah Putih dan masuk ke dalam mobil yang menjemputnya, Yaqut tidak banyak bicara. Dia meminta awak media bertanya kepada penyidik.
”Saya menyampaikan apa yang saya tahu secara utuh,” kata Yaqut sambil berusaha meninggalkan kerumunan jurnalis
Sebelumnya, Yaqut menyatakan bahwa dirinya datang untuk diperiksa oleh KPK sebagai saksi bagi tersangka Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex. Sebagaimana telah diketahui oleh publik, Gus Alex adalah mantan staf khusus Yaqut saat masih bertugas sebagai menag.
”Saya dipanggil kembali untuk memberikan kesaksian atas saudara Isfah,” ungkap Yaqut singkat.
Kepada awak media, Yaqut mengaku tidak tahu-menahu pertanyaan dan materi pemeriksaan yang akan digali oleh penyidik. Sambil terus berjalan meninggalkan awak media, dia juga menegaskan tidak akan memberi respons terkait dengan status tersangka yang sudah disematkan kepada dirinya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
