
Rumah Menkeu Sri Mulyani setelah jadi korban penjarahan pada Minggu dini hari (31/8). (Antara/Jafar Sidik)
JawaPos.com - Gelombang aksi massa yang meluas semakin menyasar rumah para anggota dewan. Ratusan massa melakukan penjarahan terhadap sejumlah rumah anggota dewan, yang bermula dari Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Penjarahan terhadap rumah Sahroni, pada Sabtu sore (30/8), setelah gelombang massa aksi yang terjadi secara terus menerus sejak Senin (25/8). Hal itu dipicu dari pernyataan yang viral, terkait lontaran kata "bubarkan DPR orang paling tolol sedunia".
Kemarahan massa pun semakin dipicu dari tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di Pejompongan, Jakarta, pada Kamis malam (28/8). Gelombang massa semakin menyulut hingga membakar sejumlah fasilitas umum (fasum).
Berikut fakta-fakta penjarahan rumah anggita dewan hingga Menteri Keuangan Seri Mulyani:
Rumah Ahmad Sahroni yang berlokasi di Swasembada Timur, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ramai didatangi warga sejak pukul 15.00 WIB, pada Sabtu (30/8). Masyarakat sekitar yang awalnya melakukan penjagaan, tidak mampu menahan massa yang jumlahnya ratusan orang.
Pria yang kerap dijuluki sebagai crazy rich Tanjung Priok itu dan keluarganya tidak berada di rumah, lantaran dikabarkan kabur ke luar negeri.
Tak hanya menjarah barang berharga seperti TV, tas branded, dan patung branded. Massa yang sedang mengamuk juga menghancurkan seisi rumah dan mobil mewah milik Sahroni.
Tak puas menghancurkan Lexus, massa kembali bergegas mencari garasi mobil mewah yang dimilikinya. Ferrari 458 berwarna kuning pun tak luput dari sasaran. Penampakan ini juga tampak diunggah oleh akun Instagram @hujat_otomotiff.
Selanjutnya giliran Porsche 356 warna merah yang terparkir manis di garasi jadi amukan kemarahan warga. Bodi mobil tampak penyok dan kaca pecah lantaran dihantam benda keras berulang kali.
Tak hanya itu, kendaraan lain pun turut dirusak. Massa semakin tak terkendali dan masuk ke dalam rumah serta menghancurkan fasilitas yang ada.
Eko Patrio menjadi sasaran amuk massa setelah video jogetnya di Gedung DPR viral di media sosial. Pria yang bernama lengkap Eko Hendro Purnomo itu merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN).
Meski Eko menyampaikan permintaan maaf, tidak lama setelah penjarahan menyasar rumah Ahmad Sahroni, rumah Eko yang berlokasi di Setiabudi, Jakarta Selatan turut menjadi sasaran jarahan warga.
Rumah mewah yang dikabarkan senilai Rp 150 miliar itu dijebol massa dan barang-barant di dalamnya di jarah. Mulai dari tas branded, pakaian mewah dan sejumlah barang elektronik seperti kulkas, dispenser hingga TV, ikut dibawa massa.
Dari video yang diterima JawaPos.com, pelaku penjarahan tidak hanya dilakukan masyarakat umum, tapi juga mereka yang berseragam sopir ojek online.
Masih lengkap dengan seragam dan helmnya, para sopir ojol bergiliran keluar masuk ke dalam rumah mewah Eko Patrio.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
