Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Juli 2025 | 04.37 WIB

Tiga Kali Dihubungi Istri Diplomat Kemlu Jadi Alasan Penjaga Kos Bolak-Balik Terekam CCTV Sebelum Korban Tewas Mengenaskan

Anggota keluarga membawa foto almarhum Arya Daru Pangayunan, Diplomat Ahli Muda Kemenlu RI, di rumah duka di Jalan Munggur, Bantul. (Guntur Aga/Radar Jogja) - Image

Anggota keluarga membawa foto almarhum Arya Daru Pangayunan, Diplomat Ahli Muda Kemenlu RI, di rumah duka di Jalan Munggur, Bantul. (Guntur Aga/Radar Jogja)

JawaPos.com - Istri diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, yang ditemukan tewas mengenaskan sempat menghubungi penjaga kos suaminya sebanyak tiga kali. Menurut Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak, hal itu dilakukan karena istri korban tidak bisa menghubungi suaminya. 

Berdasar informasi yang sudah berhasil dikumpulkan oleh para penyelidik Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus), usaha istri korban menghubungi penjaga kos tersebut dilakukan sebanyak tiga kali. Masing-masing dilakukan dengan rentang waktu tidak sampai 6 jam dari telepon pertama ke telepon kedua sampai ke telepon ketiga. 

”Berdasarkan keterangan yang kami dapat dari penyelidik, bahwa benar ada istri korban itu menelpon tiga kali ke nomor penjaga kos,” kata dia kepada awak media di Jakarta pada Senin (14/7). 

Sebanyak 3 kali telepon itu dilakukan pada 7 dan 8 Juli 2025. Pada 7 Juli lalu, telepon pertama dilakukan sekitar pukul 22.40 WIB. Saat itu, istri korban menghubungi penjaga kos ke nomor telepon lama. Lantaran sudah tidak aktif, telepon kedua baru dilakukan pukul 00.48 WIB  dini hari pada  8 Juli. Dia langsung meminta penjaga kos mengecek kamar suaminya.

”Kemudian, tanggal 8 Juli 2025, pukul 05.27 WIB, kembali istri korban menghubungi penjaga kos untuk meminta cek kembali kamar korban,” lanjut Reonald. 

Karena itu, pada pagi hari penjaga kos memeriksa kamar korban. Menurut Reonald, itu pula yang melandasi penjaga kos bolak-balik berkali-kali untuk memeriksa kamar korban. Tindak-tanduk penjaga kos itu sesuai dengan rekaman CCTV yang sudah beredar luas. 

”Itulah kenapa penjaga kos bolak-balik sambil memeriksa kondisi kamarnya korban. Sehingga paginya baru dari penjaga korban untuk membuka kamar,” jelasnya. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore