Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Juli 2024 | 01.10 WIB

Disebut Polisi jadi Saksi Kunci Kasus Vina Cirebon, Aep Dicari-cari Netizen Usai Pegi Setiawan Bebas

Aep saksi kasus Vina Cirebon siap disumpah dengan Alquran melihat Pegi Setiawan saat kejadian (Tangkapan layar Youtube Kang Dedi Mulyadi) - Image

Aep saksi kasus Vina Cirebon siap disumpah dengan Alquran melihat Pegi Setiawan saat kejadian (Tangkapan layar Youtube Kang Dedi Mulyadi)

JawaPos.com - Sosok Aep saksi Vina Cirebon mendadak viral dan dicari-cari netizen usai Pegi Setiawan bebas. Oleh polisi, Aep disebut sebagai saksi kunci kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada 2016 silam.

Dalam kesaksiannya, Aep mengaku mengenal beberapa pelaku pembunuhan Vina dan Eky. Salah satunya adalag Pegi Setiawan. Kepada polisi, Aep juga membenarkan foto sosok Pegi yang ditunjukkan polisi kepada dirinya.

Salah satu keterangan yang disampaikan Aep adalah ia mengaku melihat sepeda motor Smash warna pink di lokasi kejadian. Sepeda motor warna pink itu disebut Aep adalah milik Pegi dan dikendarai saat kejadian.

Aep sendiri sejatinya bukan warga asli Cirebon. Ia aslinya dilahirkan di Pleret, Purwakarta. Namun dia diketahui tinggal di Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Akan tetapi Aep tercatat merupakan warga Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Dalam tayangan video di kanal Youtube KDM, Aep masih memberikan keterangan yang sama.

Dimana dimulai dengan dirinya membeli rokok di warung samping SMP 11 sekitar pukul 21.30. Saat itulah melintas sepeda motor yang kemudian disebut Vina yang tengah berboncengan dengan Eky.

"Terus dilempari batu, lalu kabur. Terus dikejar sama anak muda yang biasa nongkrong di situ. Ada 4 motor boncengan," tuturnya dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Selasa (9/7).

"Saya takut di situ, terus pulang. Setelah itu saya nggak tahu (kejadian apapun)," sambungnya.

"Nggak tahu (peristiwa pembunuhan, pemerkosaan). Iya (cuma tahu peristiwa saat korban dikejar dan dipepet)," imbuh dia.

Aep mengungkap bahwa semua keterangannya itu sudah disampaikan kepada penyidik dan masuk dalam BAP pada 2016. "Enggak (ditambah atau dikurangi)," tuturnya.

Dia menyebut bahwa dirinya tidak mengenal nama-nama para pelaku. "Kalau wajah saya tahu, karena kan sering nongkrong di situ," ujarnya.

Aep juga mengaku mengenali wajah Pegi. "Waktu peristiwa itu (Pegi) ada (di lokasi). Dia sering kumpul sama anak-anak situ," sebutnya.

Disinggung soal perbedaan kesaksian orangtua, adik, tetangga dan rekan kerja Pegi, Aep mengaku siap dikonfrontir. Dimana sejumlah saksi menyatakan bahwa saat kejadian Pegi Setiawan tidak ada di Cirebon.

Melainkan tengah bekerja sebagai buruh bangunan di Bandung. "Yakin saya. Siap saya (disumpah dengan Alquran)," tegasnya.

Sosok Aep sendiri langsung disorot pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel. Reza bahkan mendesak polisi memproses hukum Aep yang disebut polisi jadi saksi kunci pembunuhan Vina dan Eky.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore