Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 April 2023 | 17.09 WIB

Pulang, David Ozora Masih Butuh Terapi Kognitif-Motorik 6 Bulan ke Depan

David Ozora saat meyapa awak media di Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Minggu (16/4/2023). David Ozora, korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo direncanakan pulang dari rumah sakit siang ini. Kondisi David sempat koma akibat penganiayaan pada 20 Februari 2 - Image

David Ozora saat meyapa awak media di Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Minggu (16/4/2023). David Ozora, korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo direncanakan pulang dari rumah sakit siang ini. Kondisi David sempat koma akibat penganiayaan pada 20 Februari 2

Ingin Segera Ngedrum Lagi

JawaPos.com - Tepat 53 hari dirawat di Rumah Sakit Mayapada, Cristalino David Ozora akhirnya diperbolehkan pulang untuk menjalani perawatan lanjutan di rumah kemarin (16/4). Main drum lagi menjadi keinginan bocah korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo yang juga melibatkan Shane Lukas dan AG tersebut.

Keinginan itu berkali-kali disampaikan David. Misalnya, saat kunjungan istri Menteri Agama (Menag) Eny Yaqut beberapa hari lalu.

David memang suka ngedrum. Saking sukanya, dia bahkan ikut les khusus kepada Andyan Gorust, drumer band Hell Crust.

Jawa Pos pun pernah mengikuti sesi latihan David di rumah mantan personel DeadSquad itu pada 2021.

Menurut Andyan, David mulai les ngedrum saat pandemi Covid-19. Dia menekuni alat musik drum bukan lantaran dorongan sang papa yang pencinta musik, melainkan karena keinginan pribadi.

”Dia emang pengin bisa main drum, terutama genre musik metal,” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

David menjadi murid paling kalem yang pernah diajarnya. Tenang dan tak banyak omong. Namun, yang paling menonjol adalah sifat pantang menyerahnya.

Bahkan, tak jarang, David kerap curi-curi waktu untuk terus latihan meski jam lesnya sudah rampung. ”Belajar teknik yang sulit sekalipun, nggak berhenti kalau nggak disuruh berhenti latihannya. Hahaha,” kenangnya.

Menurut Andyan, David sangat ingin menguasai teknik blast beat. Namun, karena masih tahap awal, pola latihannya harus bertahap. David juga sudah bercita-cita untuk bisa memainkan lagu Misery Business, lagu band Paramore yang di-cover Travis Barker berduet dengan Machine Gun Kelly. ”Dia bilang, ’Om, aku dua minggu harus bisa main lagu itu’,” katanya.

Andyan pun siap kembali menempa David begitu kesehatan anak pertama Jonathan Latumahina tersebut telah sepenuhnya pulih. Apalagi, saat ini David sudah memiliki satu set drum.

Namun, bagi dia, yang terpenting saat ini adalah pemulihan kesehatan dan mental David itu sendiri. Andyan pun akan mendukung penuh anak didiknya tersebut sampai berada di panggung-panggung besar bersama musisi-musisi idolanya. ”Sebagai gurunya, kalau memang David secara konsisten dan senang bermain drum, tentu saya berharap David bisa berkembang dan jadi punya prestasi dalam bermusik,” tuturnya.

Sementara itu, David meninggalkan rumah sakit dengan mengenakan kaus Morfem, band yang divokali Jimi Multhazam, yang sehari sebelumnya menjenguk David bersama Ricky Malau dan Bonny Sidharta. David sempat melambaikan tangan untuk berpamitan.

Mellisa Anggraini, pengacara keluarga David, mengungkapkan bahwa kondisi remaja 17 tahun itu sudah jauh lebih baik. Dokter spesialis bedah saraf RS Mayapada Gibran Aditiara Wibawa menyatakan, David telah melewati masa kritis.

Saat ini dia sudah masuk fase pemulihan. Tim dokter pun sepakat merujuk David untuk perawatan di rumah.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore