
Photo
JawaPos.com - Tim investigasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengecek langsung mobil yang ditumpangi 6 mendiang laskar Front Pembela Islam (FPI). Pengecekan dipimpin langsung oleh Ketua Tim Investigasi Choirul Anam.
Berdasarkan pantauan JawaPos.com, pengecekan berjalan cukup lama, sekitar 1 jam. Ada 3 kendaraan yang dicek. Dua milik polisi dan satunya kendaraan Chevrolet Spin yang ditumpangi 6 laskar FPI.
Khusus mobil yang ditumpangi Laskar FPI terlihat mengalami rusak cukup parah. Seperti nampak bekas 2 tembakan di kaca depan, bumper depan sedikit seperti bekas kecelakaan, kemudian roda belakang kiri hanya menyisakan velg tanpa ban.
Ditemui usai melakukan pengecekan, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara belum bisa mengungkap banyak soal temuan yang didapat. Menurutnya, harus ada pendalaman untuk menarik kesimpulan.
"Kami belum bisa menyimpulkan apakah keterangan yang disampaikan teman-teman kepolisian di Komnas HAM dengan sekarang ini identik atau tidak, karena butuh analisis lebih dalam lagi," kata Beka di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/12).
Beka menyampaikan, beberapa aspek masih membutuhkan pendalaman. Seperti pencocokan uji balistik dengan tembakan yang bersarang di mobil. Kemudian posisi penembak dan Laskar yang ditembak juga harus dicocokan.
"Termasuk juga cek darah dari anggota FPI itu siapa saja. Yang ada di sudut situ, sudut sini juga butuh pendalaman lagi," imbuhnya.
Atas dasar itu, Komnas HAM tetap membuka peluang untuk kembali memeriksa anggota polisi sebagai saksi. Begitu pula memeriksa anggota keluarga Laskar FPI yang tewas, maupun saksi lainnya.
"Oh iya, pastinya itu. Kami akan memeriksa saksi dari polisi, juga akan mendalami keterangan dari keluarga korban," pungkas Beka.
Sebelumnya, dalam peristiwa ini polisi menembak mati enam orang yang diduga merupakan laskar khusus simpatisan Rizieq. Penindakan tegas itu dilakukan lantaran diduga adanya penyerangan terhadap anggota Polri di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Senin (7/12) pukul 00.30 WIB.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memastikan dari peristiwa itu tidak ada anggota Polri yang terluka, namun empat orang pengikut Rizieq lain yang kabur dan masih dalam pengejaran.
Barang bukti yang diamankan berupa dua senjata api, peluru, sebilah katana, celurit dan beberapa senjata tajam lainnya. Polisi masih mendalami kepemilikan senjata api yang digunakan simpatisan Rizieq.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Shabri Lubis membenarkan adanya peristiwa penghadangan dan penembakan terhadap rombongan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) dan keluarga. Dia mengaku, peristiwa itu terjadi di dekat pintu Tol Karawang Timur.
“Benar ada peristiwa penghadangan, penembakan terhadap rombongan Habib Rizieq dan keluarga serta penculikan terhadap enam orang laskar pengawal Habib Rizieq. Peristiwa terjadi di dekat pintu Tol Kerawang Timur,” ujar Shabri.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
