
Wakapolri Komjen Syafruddin bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto saat berada di kediaman SS, di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Kamis (19/4).
JawaPos.com - Kasus minuman keras (miras) oplosan yang belakangan kerap memakan korban terungkap. Peracik miras opolosan yang sudah sangat meresahkan diringkus jajaran Polda Jawa Barat (Jabar). Akibat aksinya, pelaku berinisial SS itu, puluhan orang tewas dan ratusan korban lainnya terpaksa dirawat di rumah sakit.
Pelaku SS diringkus Polisi di daerah Cicalengka, Kabupaten Bandung. SS memang sudah lama dicari, karena aksinya menyebabkan banyak nyawa yang melayang.
"Pelaku utama sudah ditangkap, semalam sudah ada di Bandung. Maka sekarang miras oplosan harus betul-betul diselesaikan," kata Wakapolri Komjen Syafruddin saat ekspose di rumah pelaku SS, di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Kamis (19/4).
Dengan terungkapnya kasus tersebut dan tertangkapmnya pelaku SS, peredaran miras oplosan di Jabar dan Jakarta dapat diputus. "Saat ini adalah saat yang baik untuk bersama-sama (memberantas). Saya sudah menyampaikan bahwa masalah ini jangan berlarut-larut. Sebelum memasuki bulan ramadhan itu sudah selesai," ucapnya.
Wakapolri mengajak seluruh pihak untuk ikut terlibat dalam pembertantasan miras opolosan. Hal itu dilakukannya karena, masalah tersebut tidak bisa dikerjakan oleh polri saja. Melainkan membutuhkan pihak-pihak lain seperti TNI, Kepala Daerah, Tokoh Agama dan juga masyarakat. Dengan begitu, ketika ada imbauan razia secara simultan, semua akan terungkap secara cepat.
Bahkan, kata Syafruddin, terkait miras oplosan bukan hanya peredarannya yang harus dihentikan. Melainkan harus hilang, Karena sekitar satu bulan ke depan masyarakat Indonesia terkhusus umat muslim akan memasuki bulan suci Ramadhan.
"Jangankan peredarannya, opininya pun harus berhenti. Karena akan memperngaruhi terutama umat Islam yang akan melaksanakan ibadah puasa," ungkapnya.
Untuk diketahui, hingga saat ini secara bersamaan korban jiwa akibat miras oplosan secara nasional sebanyak 112 orang. Namun memang, yang paling banyak dan paling disorot yakni Cicalengka, Jawa Barat.
Kinerja Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto beserta jajarannya yang berhasil mengungkap dan menangkap pelaku SS mendapat apresiasi dari Wakapolri. Bahkan, Wakapolri menyebut Jawa Barat yang memang paling serius dalam mengungkap dan memberantas miras oplosan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
