
Ilustrasi: video mesum
JawaPos.com - Dua video mesum yang diperankan muda-mudi viral di masyarakat. Adapun dua versi video tersebut, yakni yang berdurasi 5 menit dan 2 menit. Saat ini kedua video tersebut tengah diusut oleh Polres Samarinda, Kaltim, dan Polres Depok, Jabar.
Polres Samarinda mengusut video mesum yang berdurasi 5 menit, sementara Polres Depok menyelidiki rekaman porno yang berdurasi dua menit. Masing-masing pemeran video layak sensor tersebut juga berbeda.
Kasubbag Humas Polres Samarinda Ipda Danovan mengungkapkan, pelaku video mesum yang tengah diusutnya diduga berasal dari sebuah sekolah di Samarinda. “Kami usut videonya beda. Yang kami usut disinyalir (pemeran) anak SMA. SMA yang terkenal salah satu daerah Samarinda," ungkapnya kepada JawaPos.com, Minggu (29/10).
Sejauh ini pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi. Mulai dari pelapor, orang tua terduga pemain perempuan, hingga terduga pemain laki-laki. Selain itu, lanjut dia, penyidik juga terus mencari keberadaan terduga pemain perempuan yang diduga telah pergi ke luar Samarinda.
“Jadi sekarang penyidik kami masih mengembangkan ke luar untuk pengambilan keterangan pemain wanita," jelas Danovan.
Sementara itu, video yang tengah diselidiki Polres Depok diduga diperankan alumni Universitas Indonesia (UI), Hanna Anisa (HA). Aparat Polres Depok juga telah memeriksa HA bersama terduga pemeran prianya yang bernama Farkhan (F).
"Saat pemeriksaan, HA membantah. Bukan dia di dalam video porno itu," kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Putu Kholis Arwana saat dikonfirmasi, Sabtu (28/10).
Pemeriksaan terhadap HA berlangsung Jumat (27/10) sekitar pukul 18.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Oleh penyidik, HA ditanya sebanyak 20 pertanyaan.
Putu mengungkapkan, kedatangan HA membawa barang bukti berupa rekam medis yang sudah diserahkan ke penyidik. Nah, dari rekam medis itu ada tanda yang menjadi bukti kuat bahwa perempuan dalam video berdurasi dua menit itu bukan HA.
"Dia (HA) bawa barang bukti rekam medis," ungkap Putu.
Sementara F yang diduga kekasih HA juga membantah bahwa bukan dirinya dalam video tersebut. F diduga merupakan mantan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB).
"Keduanya membantah, bukan mereka di dalam video porno itu," tutur Putu.
Meski demikian, Polresta Depok memastikan bahwa pihaknya tidak berhenti untuk menindaklanjuti pemeraga aksi persetubuhan dalam video tersebut. Polresta Depok berencana mendatangkan sejumlah saksi ahli terkait.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
