Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 September 2017 | 03.01 WIB

Ternyata di Kota Ini Obat PCC Dijual Bebas Seharga Rp 25 Ribu

Pil PCC yang telah menewaskan seorang bocah. - Image

Pil PCC yang telah menewaskan seorang bocah.

JawaPos.com - Masyarakat Kendari, Sulawesi Tenggara tengah dihebohkan oleh hadirnya obat PCC. Pasalnya, obat tersebut menewaskan satu anak dan puluhan orang lainnya masuk Rumah Sakit lantaran telah mengkonsumsi obat tersebut.


Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Arman Depari mengatakan obat PCC tersebut ternyata dijual sangat murah, hanya seharga Rp 25 ribu per 20 butir.


"Ternyata obat PCC itu tersebar secara bebas, bahkan dijual disekitar sekolah anak-anak SD seharga Rp 25 ribu per 20 butir," kata Arman Depari saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (14/9).


Arman menjelaskan, bahwa obat tersebut merupakan obat keras yang digunakan untuk penghilang rasa sakit, sehingga harus diperlukan resep dokter untuk dapat mengkonsumsinya.


Meski demikian, Arman mengakui kalau obat Paracetamol Caffeine Carisoprodal (PCC) tidak termasuk kedalam jenis narkotika. "Memang kandungan obat ini keras, namun sementara ini bukan merupakan narkotik," tandasnya.


Diketahui sebelumnya, satu orang anak yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) meninggal dunia akibat mengkonsumsi obat tersebut, serta mengakibatkan 42 orang mendapat perawatan di Rumah Sakit. Hal itu disebabkan karena diduga tekah mengkonsumsi obat keras bertuliskan PCC.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore