
Tjahjo Kumolo
JawaPos - Veronica Koman Liau, orator pendukung Ahok yang dianggap menghina Presiden Jokowi mulai merespon. Perempuan yang juga pengacara itu rupanya sudah mengirim pesan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.
"Nah dia udah SMS saya, si Veronica itu. Sudah klarifikasi apa yang dia maksud," kata Mendagri dalam keterangan tertulis, Minggu (14/5).
Sayangnya, Politisi PDIP itu enggan membeberkan apa isu pesan tersebut. Dia hanya menegaskan jika klarifikasi tersebut belum utuh. "Tapi masih belum lengkap," imbuhnya.
Oleh karenanya, dia masih berharap Veronica mau memberikan penjelasan lebih lanjut terkait maksud dari pernyataannya yang menilai Rezim Jokowi lebih parah dari SBY. "Yang mutusin vonis hakim kok yang digugat Pak Jokowi, apa hubungannya," terangnya.
Tjahjo juga mengklarifikasi soal ancaman, pihaknya belum akan memperkarakan persoalan tersebut ke ranah hukum.
"Belum sampai ke sana, baru tanya. Apapun ini kan warga negara. Anda boleh kritik saya, saya juga boleh kritik anda. Tapi apabila fitnah, kata katain, hujat. Kan wajar kan saya tanya, artinya apa sih anda menghujat," pungkasnya. (far/jpk)

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
