
Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi sudah memberikan grasi terhadap mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar. Artinya, dia sudah tak lagi menyandang status bebas bersyarat. Tapi bebas sepenuhnya.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo mengungkap alasan kenapa ketua umumnya yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada saat menjadi Presiden tidak memberikan grasi terhadap Antasari.
Menurut Roy, grasi tidak diberikan kepada Atasari karena SBY tidak ingin mengintervensi hasil keputusan hukum pada pengadilan. "Pak SBY itu orang yang kalau beliau berkata A ya A. Berkata B ya B. Artinya kalau tidak ingin intervensi ya tidak ingin intervensi," ujar Roy Suryo di Kantor Lembaga Survei Indikator, Cikini, Jakarta, Rabu (25/1)
Menurut mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), SBY adalah orang yang teguh pada pendirianya, dan tidak ingin mengintervensi kasus hukum.
Sebagai contoh tutur Roy, dalam kasus korupsi yang dihadapi mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aulia Pohan yang notabenenya adalah besannya. SBY dengan tegas tidak mengintervensi kasus hukum. "Pak Aulia Pohan bapaknya Annisa Pohan itu sama sekali tidak diintervensi. Jadi artinya kalau itu dirasakan Pak Antasari ya Pak Aulia Pohan juga merasakan hal yang sama," katanya.
Sekadar informasi, Antasari dihukum 18 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah dalam kasus pembunuhan terhadap Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasruddin Zulkarnain, pada 2009.
Pembunuhan itu melibatkan tujuh terpidana lain termasuk bekas Kapolres Metro Jakarta Selatan, Wiliardi Wizard. Sejak ditahan pada 2010, Antasari itu mendapat remisi 4,5 tahun dan baru bebas sepenuhnya pada 2022.
Sebelum bebas bersyarat, Antasari menjalani asimilasi di kantor notaris Handoko Halim di Tangerang selama setahun sejak 13 Agustus 2015. Meski bebas bersyarat, dia masih diwajibkan melapor sekali sebulan ke Kejaksaan Negeri Kota Tangerang. (cr2/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
