
Irjen Pol Anton Charliyan
JawaPos.com - Front Pembela Islam mempermasalahkan Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan yang dianggap sebagai polisi preman. Di mana Anton disebut membiarkan aksi Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia menyerang FPI ketika mendampingi Habib Rizieq Shihab ketika menjalani pemeriksaan di Polda Jabar.
Apalagi Anton notabanenya adalah dewan pembina dari ormas GMBI. Meski begitu, Mabes Polri enggan ambil pusing soal jabatan Anton sebagai dewan pembina. Karena memang sudah melalui prosedur yang tepat.
“Di Perkap (peraturan kapolri) itu ada Pasal 16 yang dilarang menjadi pengurus atau anggota organisasi tertentu atau LSM tanpa seizin pimpinan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto, Senin (16/1).
Dan yang dilakukan oleh Irjen Anton Charliyan itu telah mendapat izin dari pimpinan atau Kapolri Jenderal Tito Karnavian. “Iya sudah mendapat izin,” sambung dia.
Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini juga berkata bahwa di lapangan sangat banyak anggota Polri yang diminta menjadi pembina dari perkumpulan tertentu. "Tidak hanya pangkat yang tinggi, tapi juga pangkat yang rendah. Seperti Bhabinkamtibmas juga sering diminta jadi pembina klub sepakbola antar kampung dan itu biasa. Selama itu dilaporkan dan ada restu dari pimpinan,” terangnya. (elf/JPG)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
