Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Oktober 2015 | 22.07 WIB

Kapolri Sebut 3 Polisi Diduga Terlibat Suap Tambang Lumajang

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti - Image

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti

Jawapos.com - Permasalahan yang terjadi di Desa Selok Awar Awar, Lumajang, Jawa Timur terus bergulir. Selain mengusut kasus pembunuhan terhadap petani Salim Kancil, penyidik juga mengusut pertambangan liar serta penyuapan terhadap sejumlah oknum anggota Polri.





Khusus bagi personel yang terlibat suap dan melakukan pembiaran Salim Kancil dibunuh, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menjamin tak akan dilindugi. Ia berjanji akan memprosesnya sampai tuntas.



"Yang melanggar hukum pasti diproses, baik itu pengusaha, petani, kepdes, dan termasuk tiga polisi tentu akan diproses," ujarnya di Jakarta Kamis (8/10).



Dijelaskannya, tiga anggotanya yang terlibat kasus suap oleh pengusaha ini berdasarkan hasil kinerja dari sejumlah anggota dari Mabes Polri yang diterjunkan mencari tahu kebenaran informasi miring soal polisi yang menerima suap dan pembiaran laporan masyarakat.



Akan tetapi, orang nomor satu di Korps Bhayangkara ini enggan membeberkan siapa saja anggotanya yang terjerat kasus itu. "Kasus ini sudah sampai Surabaya (Polda Jatim)," imbuhnya.



Ketika ditanya, apakah ada kemungkinan tiga anak buahnya itu bisa dicopot dari Korps baju coklat, alumnus akademi kepolisian tahun 1982 ini enggan berspekualasi dini. "Dasarnya apa? Lihat saja nanti hasilnya," tandas jenderal bintang empat ini. (elf/JPG)

Editor: Arwan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore