Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Desember 2016 | 02.02 WIB

2 Pelaku Teror Gereja Samarinda Masih di Bawah Umur, Nih Perannya

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap tujuh orang jaringan terduga teroris asal Samarinda yang melempar Bom molotov ke Gereja Oikumene, Samarinda. Ironisnya dua di antaranya diketahui masih berusia remaja.



"Ada tujuh yang sudah ditangkap. Tapi ada hal yang menarik. Ada dua yang usianya masih anak-anak," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Rabu (30/11).



Masing-masing anak yang tertangkap yakni berinisal JA (16) dan RB (17). Diketahui peran mereka dalam tindak terorisme sebagai pembuat bom.



"Kita prihatin anak dilibatkan dalam kegiatan ini," tegas Boy.



Sebelumnya terjadi aksi teror berupa pelemparan bom molotov ke Gereja Oikumene, Samarinda, pada Sabtu (19/11) lalu.



Dari aksi teror yang menewaskan seorang balita itu, petugas langsung ditangkap yakni Juhanda alias Jo. Dia adalah residivis kasus teroris. Kemudian dikembangkan dan dari penyelidikan petugas ditangkaplah  S, JS, RB, JA, GAP, dan RPP. (elf/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore