Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 April 2018 | 05.55 WIB

Modus Licik Pelaku Pemeras Lewat Video Bugil, Perhatiannya Bikin Baper

Ilustrasi: pelaku pemeras dari balik lapas selalu memberikan perhatian yang bikin baper terhadap korban. - Image

Ilustrasi: pelaku pemeras dari balik lapas selalu memberikan perhatian yang bikin baper terhadap korban.


GL, saksi sekaligus napi, menuturkan, untuk menaklukkan hati korbannya, setiap saat perhatian melalui media sosial diberikan. "Tanya tiap hari, sudah makan belum. Lalu kirim foto yang emosional, saya kirim foto yang sedang sama anak-anak," paparnya.


Terkadang juga dikirim foto yang terlihat sedang berada di lautan. Ada juga foto yang sedang di mobil Pajero Sport, sedang memegang senjata. "Itu saya kirim ke korban untuk meyakinkan, saya ini asli bukan akun palsu. Kan saya mengakunya jadi pelaut," urainya.


Setelah mau pacaran via internet, akhirnya telepon dan chat mulai menjurus ke hal-hal mesum. Agar kemudian bisa melakukan video call mesum. "Ya, lebih banyak telepon kalau membicarakan soal yang mesum itu."


Ika, salah seorang perempuan yang nyaris jadi korban, menyebutkan sempat ada orang bernama Aldyan Saputra yang mendekati dirinya. Dia menuturkan, Aldyan ini mengaku kerja di sebuah perusahaan minyak.


"Dia lihat FB (Facebook) dan meminta nomor WA," ujarnya.


Salah satu yang membuatnya trenyuh, Aldyan yang di foto profilnya sedang bermain golf ini menceritakan soal keluarganya. Ayahnya telah meninggal, ibunya tinggal sendirian. "Dia mengaku anak tunggal dan bekerja untuk membantu ibunya," tuturnya.


Namun, lama-kelamaan akun palsu itu meminta uang Rp 8 juta. "Itu karena dia mau cuti dan ketemu saya. Saya sejak awal sudah curiga dan tidak mau memberikan uang. Saya juga enggak mau video call diminta gak pakai busana," tuturnya.


Psikolog klinis forensik A. Kasandra Putranto menyebut ada beberapa penyebab sehingga perempuan bisa begitu percaya terhadap seseorang, lantas mengirim foto atau video dirinya tanpa busana. "Ini masalah kecerdasan intelektual, sosial, emosional, dan pendidikan," tuturnya kemarin (14/4). 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore