Nanang Gimbal (kiri), pelaku pembunuhan aktor Sandy Permana (kanan) ditangkap polisi. (Istimewa)
JawaPos.com - Pelaku pembunuhan aktor Sandy Permana di Bekasi, Jawa Barat (Jabar)Nanang Irawan alias Nanang Gimbal, divonis 12 tahun penjara. Pengadilan Negeri (PN) Cikarang telah menjatuhkan hukuman tersebut sebagaimana tertuang dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Cikarang.
Putusan tersebut dibacakan pada Rabu (19/11). Dalam putusannya majelis hakim PN Cikarang menyatakan bahwa Nanang Gimbal secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan sebagaimana tertuang dalam dakwaan primer. Dia dinyatakan bersalah karena telah merenggut nyawa Sandy Permana secara sadar.
”Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 12 tahun,” putus majelis hakim.
Tidak hanya hukuman penjara, Nanang Gimbal juga dihukum membayar restitusi kepada istri Sandy Permana, Ade Adriani, dengan jumlah Rp 269,7 juta. Vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim memang lebih ringan bila dibandingkan dengan tuntutan yang sudah disampaikan oleh jaksa penuntut umum (JPU), yakni hukuman 15 tahun penjara.
Angka restitusi yang disampaikan oleh jaksa juga berbeda dengan putusan hakim. Jaksa memohon agar hakim menjatuhkan hukuman membayar restitusi sebesar Rp 396,4 juta kepada Nanang Gimbal. Angka itu jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan yang tertuang dalam putusan PN Cikarang.
Dalam perkara tersebut, Nanang menghabisi nyawa Sandy dengan cara ditikam. Tindakan itu dilakukan oleh Nanang karena merasa tersinggung dengan sikap aktor berusia 45 tahun tersebut. Dia tidak terima Sandy memandang sinis dan meludah ke arah dirinya.
Berdasar penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya, meski sama-sama bekerja di industri film hubungan Nanang dan Sandy tidak harmonis. Sempat melarikan diri dan menjadi DPO, Nanang berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian dan diseret ke meja hijau.
Kepada penyidik, dia berdalih pelariannya pasca menghabisi nyawa Sandy hanya untuk menenangkan diri setelah menikam korban menggunakan pisau hingga meninggal dunia. Dalam pelariannya, Nanang memutus komunikasi, termasuk dengan keluarga.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
