
Oknum dokter AY di RS Swasta Kota Malang yang diduga melakukan pelecan seksual kepada pasien QAR. (Tangkapan unggahan Instagram @qorry***)
JawaPos.com - Kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum dokter berinisial AY di Persada Hospital Kota Malang masih menjadi perbincangan hangat di publik. Korban pun diduga lebih dari satu orang.
Sebelumnya, korban berinisial QAR resmi melaporkan AY ke Polresta Malang Kota pada Jumat (18/4). Tercatat dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/113/IV/2025/SPKT/Polresta Malang Kota/Polda Jawa Timur.
Setelah mendampingi pelaporan, kuasa hukum QAR, Satria Marwan mengungkap bahwa dugaan pelecehan seksual oleh oknum dokter tidak hanya dialami kliennya, tetapi juga diduga menimpa korban lain.
"Per hari ini kita sudah mendapat informasi total ada empat korban dengan dokter yang sama. Tetapi saya tidak sebutkan siapa-siapanya," tutur Satria seusai melapor ke Mapolresta Malang Kota, Sabtu (19/4).
Ia menuturkan setelah unggahan QAR viral di media sosial, ada beberapa orang yang menghubungi kliennya dan mengaku pernah mengalami tindakan serupa dari oknum dokter AY.
AY diduga menggunakan modus hampir sama, yakni mengirimkan spam chat dan pesan bernada menggoda kepada para korban. Kesamaan ini memperkuat dugaan bahwa pelaku tak hanya menarget satu orang.
"Modus yang sama dengan dokter yang sama di rumah sakit yang sama. Nanti saya akan share kalau saya sudah punya bukti yang lebih kuat dan siapa tahu yang bersangkutan juga akan melapor," imbuhnya.
Belakangan ramai diperbincangkan kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum dokter di Kota Malang. Kasus ini mencuat usai korban membagikan ceritanya di instagram pribadi @qorry***.
Warga Kota Bandung ini bercerita mulanya ia sedang liburan di Kota Malang. Lalu, ia berobat ke Persada Hospital pada 26-28 September 2022 karena sinusitis dan vertigo berat yang dideritanya.
Saat menjalani perawatan, ia malah mendapat perlakuan tak pantas dari oknum dokter AY. Mulai dari spam chat, menyuruh buka baju berdalih cek jantung, hingga diduga mengambil gambar bagian dada korban.
"Bismillah, di sini aku beraniin buat speak up karena ramainya berita kasus-kasus dokter CBUL yang semakin marak. Semoga tidak ada korban selanjutnya, ini kejadian persis sebelum tragedi Stadion Kanjuruhan," tulisnya di caption unggahannya, dikutip Sabtu (19/4).

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
