
Ketua Setara Institute Hendardi
JawaPos.com - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) mengancam turun ke jalan lakukan unjuk rasa, jika Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak segera ditahan dalam kasus dugaan penistaan agama.
Ketua Setara Institute, Hendardi mengatakan GNPF-MUI telah mengintervensi aparat penegak hukum. Dia menyarankan harus ada langkah-langkah cepat dan terukur dari kepolisian. Pasalnya, penegakan hukum harus bebas dari intervensi.
"Tindakan-tindakan tersebut merupakan tindak pidana yang harus diusut oleh Polri yang jika dibiarkan akan menjadi ancaman bagi demokrasi dan negara hukum Indonesia," ujar Hendardi dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (11/11).
Menurut dia, tidak bisa proses peradilan ditekan sedemikian rupa sehingga penegak hukum tidak bekerja independen.
"Secara terbuka menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan," katanya.
Karenanya, apabila Polri terus diintervensi oleh orang ataupun organisasi masyarakat (ormas) maka akan dapat mencoreng penegakan hukum di Indonesia.
"Hukum Indonesia yang dicabik-cabik oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina GNPF-MUI Habib Rizieq Shihab, menyerukan masyarakat Indonesia untuk kembali turun ke jalan guna melakukan Aksi Bela Islam III di sepanjang Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada pada 2 Desember 2016.
Menurut dia, aksi ujuk rasa damai itu untuk meminta agar aparat kepolisian segera menahan Ahok, karena telah ditetapkan tersangka kasus dugaan penistaan agama.
Sekadar informasi, kasus dugaan penistaan agama ini bermula saat Gubernur DKI Jakarta Ahok dalam kunjungannya ke Kepulauan Seribu mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan politisasi ayat suci Alquran menggunakan Surat Al Maidah ayat 51. Dalam ayat tersebut adalah mengharuskan umat Islam tidak memilih pemimpin non muslim.(cr2/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
