Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Juni 2024 | 16.13 WIB

KPK Tegaskan Tidak Pernah Menyampaikan Permohonan Maaf Kepada Anak Buah Sekjen PDIP Kusnadi

Ilustrasi gedung KPK. Benardy Ferdiansyah/Antara

 
 
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak menyampaikan permohonan maaf kepada staf pribadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Kusnadi.
 
 
Hal itu disampaikan juru bicara KPK, Tessa Mahardika menanggapi pernyataa kuasa hukum Kusnadi, Petrus Salestinus menyatakan bahwa penyidik KPK menyampaikan permohonan maaf kepada Kusnadi saat menjalani pemeriksaan, pada Rabu (19/6).
 
"Tidak ada informasi terkait pemeriksaan Kusnadi yang masuk ke saya, yaitu permintaan maaf dari penyidik kepada saksi Kusnadi," kata Tessa dikonfirmasi, Kamis (20/6).
 
Penyidik KPK justru mendalami pengetahuan Kusnadi terkait keberadaan daftar pencarian orang (DPO) mantan calon anggota legislatif (caleg) PDIP Harun Masiku. Selain itu, pendalami isi handphone (HP) milik Hasto yang telah disita KPK, pada Senin (10/6) lalu.
 
"Pemeriksaannya seputar perkara tersangka HM, maupun hal-hal terkait keberadaan HM itu sendiri," ucap Tessa.
 
Tessa menekankan, keterangan Kusnadi dibutuhkan untuk bisa menangkap Harun Masiku yang telah lebih dari empat tahun buron. 
 
"Kita harapkan, apapun keterangan yang bersangkutan dapat memperkuat kerja teman-teman penyidikan," tegas Tessa.
 
Terpisah, Petrus Salestinus menyatakan bahwa penyidik KPK menyampaikan permohonan maaf kepada Kusnadi. Sebab, Petrus mengklaim, Kusnadi mengalami trauma saat menemani Hasto Kristiyanto menjalani pemeriksaan, pada Senin (10/6).
 
Petrus mengklaim bahwa KPK mengakui adanya kekeliruan dalam penyitaan HP milik Hasto.
 
"Kemudian terkait beberapa persoalan tentang beberapa kesalahan administrasi dalam berita acara penyitaan, berita acara penggeledahan dan tata terima itu juga diakui sebagai suatu kekeliruan dari pihak mereka, karena terburu-buru," ucap Petrus usai menemani Kusnadi menjalani pemeriksaan di KPK, pada Rabu (19/6) malam.
 
Menurut Petrus, penyampaian adanya kekeliruan itu disampaikan oleh penyidik KPK bernama Priyatno. Berdasarkan keterangan Kusnadi, kata Petrus, pemeriksaan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB sampai dengan 18.30 WIB berjalan baik.
 
 
"Mwnurut penjelasan Kusnadi pemeriksaannya berjalan baik-baik saja, ditanya dengan baik-baik," paparnya. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore